Film Avatar Aang: The Last Airbender memperkenalkan penjahat baru bernama Tagah, yang disuarakan oleh Dave Bautista. Karakter ini menjadi sorotan karena menjadi lawan yang tangguh bagi Aang.
Tagah adalah seorang pengendali udara, sama seperti Aang. Namun, kehadirannya mungkin membingungkan karena Aang selama ini dikenal sebagai pengendali udara terakhir.
>>> Drama Sejarah The CW Reign Segera Hadir di Pluto TV Gratis
Kisah Tagah terungkap ketika Aang menemukannya membeku di Gunung Baihu saat mencari tongkat Avatar Sonam. Tongkat tersebut memiliki kekuatan memberikan kemampuan pengendalian udara kepada orang biasa.
Setelah dibebaskan, Tagah bersikeras mencari tongkat itu.
Ia baru mengetahui tentang hampir punahnya bangsa Pengendali Udara, dan menganggap tongkat tersebut sebagai cara terbaik untuk memulihkan budaya mereka.
Tagah sendiri mendapatkan kekuatan pengendalian udara dari tongkat itu dan menjadi salah satu murid terbaik Sonam.
Ia bergabung dengan Tim Avatar dalam pencarian tongkat, meskipun ada tanda-tanda mencurigakan sejak awal.
Tagah skeptis bekerja sama dengan pengendali lainnya, yang masuk akal mengingat masa lalunya.
Pada masa Avatar Sonam, ia menyaksikan bangsanya dibantai oleh Kerajaan Bumi, meninggalkan trauma serupa dengan Aang.
Trauma itu membuat Tagah cenderung mengambil pendekatan ekstrem dan kejam dalam berbagai situasi.
Aang terus berusaha menahannya, tetapi akhirnya jelas bahwa idealisme Tagah tidak sejalan dengan ajaran Pengendali Udara.
Hubungan Tagah dengan Sonam juga tidak seperti yang terlihat. Sonamlah yang memerangkapnya di dalam es setelah Tagah memintanya untuk menggunakan kekerasan terhadap bangsa lain.
Ketika Sonam menolak, Tagah berbalik melawannya dan menjadi terlalu kuat untuk dikalahkan dengan cara lain.
>>> 8 Film Aksi Thriller Paling Seru untuk Ditonton Berulang Kali
Tagah sebagai Lawan yang Sempurna bagi Aang
Tagah adalah penjahat ideal untuk film ini karena ia mewakili jalan alternatif yang bisa diambil Aang dengan trauma yang sama.
Meskipun Aang kehilangan banyak hal, ia tidak pernah menunjukkan keinginan untuk balas dendam.
