Beerus, Dewa Penghancur Universe 7 dan rival Goku yang paling ikonik di Dragon Ball Super, akhirnya kembali dan membawa manga DBS bersamanya.
Dalam rangka perayaan berakhirnya Jump Victory Carnival pada 25 Juli, mangaka Dragon Ball Super, Toyotarou, telah menggambar penggambaran Beerus yang paling realistis yang pernah terlihat dalam seri ini.
>>> Pengumuman Marvel Studios di Comic-Con 2026: Semua yang Terungkap di Hall H
Manga Toyotarou masih dalam status hiatus sejak perilisan Chapter 104 Dragon Ball Super tahun lalu.
Namun, anime-nya terus berjalan dengan remake anime Dragon Ball Super: Beerus yang akan datang pada musim gugur.
Perkembangan Seniman Toyotarou
Karya seni Beerus terbaru dari Toyotarou bukan hanya pengakuan atas remake anime Dragon Ball Super yang akan datang.
Ini juga merupakan momen penuh makna bagi sang mangaka, yang memulai karirnya di manga ini dengan menggambar rangkuman film yang memperkenalkan Beerus.
Manga Dragon Ball Super pertama kali diserialisasikan dua minggu sebelum anime dimulai, dan dibuka dengan rangkuman singkat empat chapter dari cerita di film Dragon Ball Z: Battle of Gods.
Karena Saga Beerus juga diceritakan ulang dalam anime, manga Toyotarou melaju cukup cepat.
Meskipun demikian, ini adalah perkenalan awal Toyotarou sebagai mangaka baru Dragon Ball, dan ia menunjukkan banyak potensi sejak awal.
Seni Beerus dari Toyotarou untuk Victory Jump Carnival menunjukkan bagaimana ia telah berkembang sebagai seniman selama 11 tahun terakhir.
Gaya Beerus tetap berakar pada Dragon Ball, namun detail yang lebih kaya dan estetika yang lebih 'realistis' sepenuhnya merupakan ciri khas Toyotarou.
Toyotarou telah mengembangkan kepercayaan diri untuk memberikan Dragon Ball Super nuansa tersendiri yang berbeda dari Akira Toriyama, sambil tetap menghormati mangaka legendaris yang telah menjadi mentornya selama satu dekade.
Warisan Toriyama dan Masa Depan Manga
Sehari sebelum karya seni Beerus terbaru Toyotarou dirilis, merupakan hari besar bagi para penggemar Dragon Ball.
