⌂ Beranda News 4 Anime 'Deep-Cut' Era 90-an yang Wajib Ditonton Ulang Penggemar

4 Anime 'Deep-Cut' Era 90-an yang Wajib Ditonton Ulang Penggemar

4 Anime 'Deep-Cut' Era 90-an yang Wajib Ditonton Ulang Penggemar
Ilustrasi: 4 Anime 'Deep-Cut' Era 90-an yang Wajib Ditonton Ulang Penggemar
A A Ukuran Teks16px

Meskipun animasi modern terus berkembang, ada sesuatu yang tak terbantahkan tentang serial anime tahun 1990-an yang spesial dan nostalgia.

Estetika visual yang khas dan cerita unik yang ditawarkan anime lawas ini jarang terlihat saat ini.

>>> Bill Sienkiewicz Ingin Karakter X-Men Ini Muncul di MCU

Tahun 90-an merupakan era revolusioner bagi industri anime, di mana budaya pop Jepang terhubung dengan audiens internasional, membuka jalan bagi kesuksesan fenomenal medium ini.

Banyak anime klasik seperti Dragon Ball dan Sailor Moon mendominasi industri hingga kini.

Namun, dekade 90-an juga menyaksikan sejumlah serial luar biasa namun kurang dihargai yang tidak pernah menjadi terkenal secara global.

Great Teacher Onizuka (GTO)

Serial Shonen ini berpusat pada Eikichi Onizuka, mantan anggota geng berusia 22 tahun yang bercita-cita menjadi guru agar populer di kalangan siswi.

Meskipun awalnya memiliki niat yang salah, ia segera mengembangkan hati nurani dan melakukan segalanya untuk membantu murid-muridnya.

Onizuka menghadapi masalah seperti perundungan, percobaan bunuh diri, dan pelecehan seksual dengan metode yang tidak konvensional.

Serial ini, meskipun secara teknis Shonen, terasa lebih seperti Seinen karena tema-temanya yang dewasa, termasuk kisah penebusan yang inspiratif.

Orphen

Berdasarkan novel ringan Yoshinobu Akita, Orphen adalah salah satu fantasi klasik terbaik yang tidak mencapai ketenaran yang layak.

Anime ini merilis dua musim di tahun 90-an.

>>> Serial Cyberpunk Apple TV Adaptasi Novel 'Neuromancer' Tayang Januari 2027

Ceritanya berlatar enam tahun setelah kecelakaan besar di sekolah sihir bernama Tower of Fang, di mana seorang pengguna sihir bernama Azalie berubah menjadi naga.

Krilancelo, seorang penyihir muda yang peduli padanya, memutuskan untuk menyelamatkannya.

Dengan nama baru Orphen, ia memulai perjalanan untuk mengubah Azalie kembali.

Serial ini penuh dengan momen lucu di samping alur cerita yang serius, menampilkan protagonis yang cerdas dan sarkastik.

Now and Then, Here and There

Dirilis pada 1999, serial fantasi sci-fi orisinal ini mendorong batas emosional dengan tema perang dan tragedi. Ceritanya berpusat pada Shuu, seorang anak laki-laki biasa dengan kecintaan pada kendo.

Saat mencoba berteman dengan gadis berambut biru bernama Lala-Ru, ia terlempar ke dunia gurun yang suram.

Meskipun berada di dunia yang sekarat, Shuu bertekad menyelamatkan Lala-Ru dan mengalami kengerian perang, termasuk penyiksaan dan kelaparan.

Serial Experiments Lain

Dianggap sebagai salah satu thriller psikologis paling membingungkan, Serial Experiments Lain meninggalkan kesan mendalam dalam 13 episodenya. Serial pemenang penghargaan ini mengeksplorasi tema-tema relevan di era digital.

Ceritanya berfokus pada Lain Iwakura, seorang gadis introvert berusia empat belas tahun yang menerima email mengganggu dari teman sekelasnya yang baru saja bunuh diri.

>>> Trailer Neuromancer Ungkap Tampilan Perdana Adaptasi Novel Sci-fi "Tak Terfilmkan" Apple TV+

Membuka email tersebut membawanya ke dunia virtual komunikasi yang dikenal sebagai The Wired.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru