Masa depan franchise Star Trek kini diselimuti ketidakpastian, dengan tidak adanya serial baru yang sedang dikembangkan dan beberapa serial yang tersisa menuju akhir.
Beberapa tahun lalu, franchise ini aktif merilis episode dari berbagai serial seperti Lower Decks, Prodigy, Discovery, Picard, dan Strange New Worlds.
>>> Adegan Berbahaya di Resident Evil Nyaris Merenggut Nyawa Aktor Utama
Namun, Paramount baru-baru ini mengumumkan pembatalan Starfleet Academy dan mengakhiri serial Strange New Worlds.
Akibatnya, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, tidak ada satu pun serial Star Trek yang tayang di Paramount.
Ketergantungan Berlebihan pada Masa Lalu
Kembalinya Ambassador Sarek dalam musim mendatang Star Trek: Strange New Worlds menjadi contoh nyata dari tren yang terus merugikan franchise ini.
Kehadiran Sarek, ayah Spock, dalam serial prekuel memang tidak mengejutkan. Namun, kembalinya karakter lama secara berlebihan menghambat kemajuan franchise.
Serial Star Trek: Year One yang dikabarkan akan menampilkan Kirk dan kru Enterprise di tahun pertama komando mereka, menimbulkan pertanyaan tentang keunikan cerita yang ditawarkan.
Menghadirkan kembali Kapten Kirk dan kru lamanya berisiko hanya mengulang cerita yang sudah ada, yang mungkin tidak cukup menarik bagi penggemar.
Bahkan karakter populer seperti Picard pun tidak dapat menjamin pengalaman yang sepenuhnya positif, seperti yang terlihat pada serialnya sendiri.
Menghambat Perkembangan Karakter Baru
Starfleet Academy, yang bertujuan memperkenalkan karakter baru untuk menarik penggemar muda dan memastikan keberlangsungan franchise, justru memasukkan Doctor dari serial lama.
Langkah ini, meskipun dimaksudkan untuk memberikan elemen familiar bagi penonton lama, justru berdampak sebaliknya.
>>> 5 RPG yang Quest Sampingnya Lebih Menarik dari Cerita Utama
Penggemar menikmati kembalinya Doctor, namun karakter-karakter baru gagal mendapatkan perhatian, yang menjadi salah satu alasan kegagalan serial tersebut.
Keluhan utama adalah para pemeran baru dianggap terlalu muda dan serial lebih fokus pada cerita 'coming-of-age' daripada nuansa militer ruang angkasa yang kaku.
Penambahan karakter lama membingungkan narasi dan merusak peluang Starfleet Academy untuk sukses.