⌂ Beranda News Sutradara Resident Evil Jelaskan Kesesuaian Film dengan Game Meski Ada Perbedaan

Sutradara Resident Evil Jelaskan Kesesuaian Film dengan Game Meski Ada Perbedaan

Sutradara Resident Evil Jelaskan Kesesuaian Film dengan Game Meski Ada Perbedaan
Ilustrasi: Sutradara Resident Evil Jelaskan Kesesuaian Film dengan Game Meski Ada Perbedaan
A A Ukuran Teks16px

Zach Cregger, sutradara yang dikenal lewat film horor Barbarian dan Weapons, kini memegang kendali atas waralaba Resident Evil.

Ia memilih untuk tidak mengadaptasi secara langsung salah satu game Capcom, melainkan membangun cerita orisinal.

>>> Sutradara Janjikan Kejutan dalam Film Star Trek Baru

Film ini mengikuti Bryan (Austin Abrams), seorang kurir medis yang terjebak di Raccoon City saat wabah T-Virus melanda.

Pemasaran awal menunjukkan peristiwa terjadi pada malam yang sama dengan Resident Evil 2, namun penggemar melihat beberapa detail yang bertentangan.

Dalam panel di San Diego Comic-Con, Cregger mengakui, "Saya tidak melakukan adaptasi satu lawan satu dari Resident Evil 2.

Film ini tidak berlatar tahun 1990-an, melainkan tahun 2026 dengan salju, itulah sebabnya Bryan memiliki iPhone."

Ia menambahkan bahwa perubahan tersebut diambil untuk menceritakan kisah yang ia inginkan dan membuat film terlihat sesuai visinya.

Meski demikian, Cregger bertekad untuk tetap setia pada apa yang dicintai penggemar dari game Resident Evil.

Nuansa Game dalam Film

Meski ada kebebasan dalam alur waktu, pemasaran film menunjukkan keakraban Cregger dengan materi sumber.

Trailer menampilkan musuh klasik dari game, serta detail latar seperti mesin tik dan selongsong peluru di laci.

>>> Mengapa Edge of Tomorrow Lebih Unggul dari Back to the Future

Struktur film juga mencerminkan ritme game, dibangun di atas kelangkaan dan ketegangan, bukan aksi terus-menerus.

Bryan, seorang kurir tanpa pelatihan tempur, harus bertahan hidup saat T-Virus menguasai Raccoon City.

"Saya suka bahwa ini bukan survival action, melainkan survival horror," jelas Cregger dalam acara pratinjau.

"Ini tentang ketakutan yang merayap perlahan, di mana Anda maju dari satu set piece ke set piece lain, selalu merasa memiliki cukup untuk bertahan."

Pendekatan ini menjawab kritik terhadap film Resident Evil sebelumnya, seperti Resident Evil: Welcome to Raccoon City (2021), yang lebih mengedepankan aksi daripada ketegangan.

Cregger menegaskan bahwa ceritanya hidup berdampingan dengan kanon yang ada tanpa bertentangan.

"Film ini terjadi di dunia Raccoon City, pada malam wabah, dengan aturan yang sama: Umbrella Corporation, T-Virus, dan semua itu ada.

Hanya saja cerita ini terjadi di sini," ujarnya.

>>> The Five-Star Weekend: Drama Musim Panas Peacock Pengganti Big Little Lies

Resident Evil dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 September.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru