Game open-world terbaik tidak hanya sukses secara penjualan atau mendapat ulasan positif. Mereka menjadi tolok ukur genre dan mencerminkan terobosan industri.
Bahkan puluhan tahun mendatang, game-game seperti Skyrim dan Marvel's Spider-Man akan tetap dianggap sebagai mahakarya. Masing-masing unggul karena alasan yang berbeda.
>>> Akhir Era bagi Wolverine Setelah 52 Tahun
Skyrim: Legenda yang Abadi
The Elder Scrolls V: Skyrim dirilis Bethesda pada 2011 dan langsung menjadi fenomena. Grafis impresif, kebebasan total, dan kustomisasi tanpa batas membuatnya legendaris.
Pemain bisa mengikuti alur utama atau sekadar menjelajahi dunia fantasi yang kaya. Daya tarik utamanya adalah kebebasan melakukan apa pun yang diinginkan.
Ghost of Tsushima dan Marvel's Spider-Man
Ghost of Tsushima dari Sucker Punch dirilis 2020 dan mendapat sambutan luar biasa. Mekanisme pertarungannya taktis, dan dunia yang disajikan begitu sinematik.
Marvel's Spider-Man (2018) dari Insomniac berhasil menghidupkan dunia komik. Berayun di New York City terasa menyenangkan, dan narasinya menghormati sumber asli.
Game ini memadukan beberapa alur cerita karakter seperti Mary Jane dan Bibi May. Spider-Man membawa genre superhero ke level baru setelah Batman: Arkham Asylum.
>>> Proyek Star Wars Terakhir George Lucas Akan Dirilis, Namun dengan Syarat
Elden Ring dan Red Dead Redemption 2
Elden Ring (2022) dari FromSoftware menggabungkan kontribusi naratif George R. R.
Martin dengan dunia fantasi yang luas. Pertarungan bos dan eksplorasi menjadi inti pengalaman.
Setiap pilihan perlengkapan dan peningkatan karakter memiliki tujuan. Tidak ada game open-world yang sedetail Elden Ring dalam menyembunyikan rahasia.
Red Dead Redemption 2 (2018) dari Rockstar menetapkan standar baru. Game ini memadukan dunia terbuka dengan elemen survival, RPG, dan tembak-menembak.
>>> Avengers: Doomsday Harus Jawab Kepergian Kang demi Keyakinan Penggemar
Ceritanya indah dan bahkan hampir satu dekade kemudian, game ini tetap memukau secara visual dan menyenangkan untuk dijelajahi.
