Shinichirō Watanabe, sutradara legendaris di balik Cowboy Bebop dan Samurai Champloo, baru saja merilis anime terbarunya berjudul Lazarus pada musim semi 2025.
Anime ini langsung menarik perhatian berkat reputasi Watanabe serta keterlibatan Chad Stahelski, sutradara John Wick, yang menangani desain aksi.
>>> Yona of the Dawn Resmi Berakhir, Volume Final dan Musim Kedua Ditunggu
Lazarus diproduksi oleh Studio MAPPA dengan gaya animasi yang memukau, memadukan koreografi aksi intens dari Stahelski.
Antusiasme penggemar semakin tinggi karena proyek ini membutuhkan waktu dua tahun sejak pengumuman hingga tayang.
Adaptasi Live-Action Samurai Champloo
Watanabe juga mengonfirmasi bahwa adaptasi live-action Samurai Champloo sedang dalam pengembangan.
Ia berencana untuk lebih terlibat langsung dalam proyek ini, berbeda dengan pendekatannya pada adaptasi Cowboy Bebop versi Netflix tahun 2021 yang mendapat sambutan kurang memuaskan.
Watanabe mengakui bahwa adaptasi Cowboy Bebop sebelumnya “tidak berjalan dengan baik” dan ia ingin menghindari hasil serupa.
“Saya lebih suka tidak ikut campur dan berkata, ‘Lakukan saja,’” ujarnya. “Tapi kali ini, saya pikir saya akan memberikan pendapat.
Tidak terlalu banyak mengganggu, tapi saya akan mencoba terlibat.”
Tidak Ada Musim Kedua untuk Lazarus
Meskipun sempat ada harapan untuk musim kedua, Watanabe memastikan bahwa Lazarus tidak akan dilanjutkan.
Dalam wawancara dengan Collider, presiden Cartoon Network Michael Ouweleen mengungkapkan pernyataan Watanabe: “Itu saja yang saya punya!”
>>> The Meg: Pengganti Jaws yang Sempurna dari Jason Statham
Pada Juli tahun lalu, Watanabe hanya mempertimbangkan kemungkinan musim kedua tanpa konfirmasi resmi. Kini dipastikan tidak ada kelanjutan.
Salah satu faktor yang mungkin memengaruhi adalah penerimaan anime yang tidak terlalu gemilang, serta ketidakhadirannya di platform streaming besar seperti Crunchyroll dan Netflix.
Hal ini membatasi aksesibilitas dan membuat penonton cenderung membandingkannya dengan karya Watanabe sebelumnya.
Sinopsis Lazarus
Lazarus berlatar di masa depan tidak terlalu jauh, di mana dunia menikmati perdamaian dan kemakmuran berkat obat ajaib bernama Hapuna.
Obat yang dikembangkan Dr. Skinner, peraih Nobel, mampu menyembuhkan segala penyakit dan meningkatkan kesehatan serta umur panjang.
Hapuna mudah didapat dan murah, menjadi fondasi era utopia. Namun, Dr. Skinner menghilang setelah memperkenalkan obat tersebut.
Tiga tahun kemudian, ia kembali dan mengungkapkan bahwa siapa pun yang mengonsumsi Hapuna hanya akan hidup selama tiga setengah tahun.
Karena sudah tiga tahun berlalu, manusia akan mulai mati dalam enam bulan. Kekacauan melanda dunia.
Sebuah gugus tugas elit bernama Lazarus dibentuk dengan merekrut narapidana yang dibebaskan, bertugas menemukan Dr. Skinner dan penawarnya.
>>> Kreator Ungkap Alur Cerita Musim 1 Spinoff The Big Bang Theory yang Dibuang
Cerita berfokus pada Axel Gilberto, seorang buronan yang ahli kabur dari penjara dan dianggap kandidat sempurna untuk bergabung dengan Tim Lazarus.