Waralaba The Big Bang Theory kembali berkembang dengan serial spinoff terbarunya, "Stuart Fails to Save the Universe".
Serial ini merupakan sekuel langsung pertama dari acara orisinal yang tamat pada 2019 setelah 12 musim.
>>> Kemunculan The Watcher di X-Men '97 Mengisyaratkan Perubahan Besar
Sebelumnya, serial ini telah meluncurkan dua serial prekuel yang berfokus pada karakter Sheldon Cooper, yaitu "Young Sheldon" dan "Georgie & Mandy's First Marriage".
"Stuart Fails to Save the Universe" menjadi serial pertama yang memperkenalkan karakter dari acara utama.
Skor Rotten Tomatoes yang Rendah
Serial "Stuart Fails to Save the Universe" yang baru saja tayang perdana di HBO Max, mencetak rekor baru di Rotten Tomatoes sebagai acara dengan rating terendah dalam waralaba ini.
Meskipun demikian, skornya yang mencapai 72% dari kritikus masih cukup untuk dianggap positif.
Skor 72% ini hanya 3% di bawah ambang batas "Certified Fresh".
Jika dibandingkan dengan musim pertama serial orisinalnya, "The Big Bang Theory" Season 1 hanya mendapatkan skor 59%, menunjukkan bahwa "Stuart Fails to Save the Universe" masih memiliki potensi untuk berkembang.
Acara orisinal "The Big Bang Theory" sendiri memiliki skor rata-rata 81% di seluruh 12 musimnya, dengan rating audiens mencapai 85%.
Sementara itu, "Young Sheldon" Season 1 meraih skor "Certified Fresh" 76%, dan musim terakhirnya bahkan mencapai 100%.
>>> Tiga Game Metal Gear Klasik Gratis di Xbox Hingga 27 Juli
Serial dengan rating terbaik dalam waralaba ini adalah "Georgie & Mandy's First Marriage" dengan skor kritikus 89% untuk musim pertamanya.
Ulasan Kritikus untuk Serial Baru
Serial "Stuart Fails to Save the Universe" berpusat pada karakter Stuart Bloom, pemilik toko komik yang dikenal dari serial asli.
Dalam cerita baru ini, Stuart bersama kekasihnya Denise, geolog Bert, dan fisikawan Barry Kripke, bertugas memulihkan realitas setelah ia secara tidak sengaja memicu kiamat multiverse.
Para kritikus memberikan beragam tanggapan.
Ada yang memuji keberhasilan serial ini dalam memberikan perjalanan bagi karakter yang kurang mendapat perhatian di "The Big Bang Theory".
Sementara itu, yang lain menganggapnya ringan dan menghibur, cocok untuk tontonan santai.
Beberapa ulasan menyebutkan bahwa "Stuart Fails to Save the Universe" terkadang mengorbankan kesamaan yang nyaman dari gaya "The Big Bang Theory" demi perubahan yang konstan.
Namun, chemistry antar pemain utama dianggap cukup kuat untuk menopang serial ini.
>>> Netflix Hadirkan Adaptasi Live-Action Anime Klasik 'Great Teacher Onizuka'
Serial ini merilis episode baru setiap hari Kamis di HBO Max hingga final musim pertamanya pada 24 September.
