Serial animasi X-Men '97 mungkin telah membuat salah satu penjahat terbesar X-Men dari era 90-an menjadi mustahil untuk muncul.
Era 90-an merupakan masa yang aneh bagi komik X-Men. Awalnya berjalan baik, namun kemudian berubah mengecewakan setelah sekelompok kreator top X-Men hengkang untuk mendirikan Image Comics.
>>> Boruto: Two Blue Vortex Bab 36, Sarada dan Shikamaru dalam Bahaya Serius
Pada 1996, gelembung komik pecah dan Marvel dinyatakan bangkrut. Semua itu menyebabkan drama di balik layar yang intens dengan perubahan editor yang konstan.
Puncaknya adalah kisah "Onslaught" yang seharusnya menjadi cerita X-Men terbesar Marvel, namun justru menjadi kisah yang janggal.
Onslaught diperkenalkan sebagai entitas psikis kuat yang awalnya digambarkan sebagai sisi gelap Professor Xavier. Namun asal usul sebenarnya jauh lebih kompleks.
Asal Usul Onslaught di Komik
Dalam kisah "Fatal Attractions", Professor X menggunakan kekuatan psikisnya untuk menghapus pikiran Magneto. Tanpa sepengetahuannya, sebagian kecil jiwa Magneto bersemayam di kesadaran Xavier.
Jiwa itu tumbuh dan berkembang, memakan pikiran tergelap dan rahasia tersembunyi Professor X, hingga menjadi kekuatan psikis yang mandiri.
Hasilnya adalah Onslaught, perpaduan Xavier dan Magneto yang memiliki semua kekuatan Professor tanpa kendali diri.
Onslaught melancarkan upaya mengerikan untuk menguasai dunia menggunakan kekuatan realitas Franklin Richards dan cetakan Age of Apocalypse.
Kisah "Onslaught" adalah salah satu ide keren era 90-an yang kurang dalam eksekusi.
Drama di balik layar menyebabkan penulis tidak satu suara, sehingga ada perbedaan penggambaran asal usul Onslaught.
X-Men '97 Mengubah Narasi
Episode terbaru X-Men '97, "Danger. exe", menghadapi Onslaught secara langsung.
>>> Avatar FF Season 1: Simbol Player Old yang Masih Diburu
Adaptasi "Fatal Attractions" di serial ini mengambil arah yang lebih gelap setelah Magneto dibunuh oleh Apocalypse.
Professor X dan Polaris yang berduka bersatu di reruntuhan Genosha. Mereka menggabungkan kekuatan melawan kecerdasan buatan semi-sadar yang mengamuk.
Kisah ini bergulat dengan pertanyaan apakah masih ada bagian Magneto yang tersisa di dalam Professor X. Xavier sangat ingin menemukannya.