⌂ Beranda News 5 Serial Sci-Fi yang Lebih Unggul dari Battlestar Galactica

5 Serial Sci-Fi yang Lebih Unggul dari Battlestar Galactica

5 Serial Sci-Fi yang Lebih Unggul dari Battlestar Galactica
A A Ukuran Teks16px

Battlestar Galactica versi reboot dari Syfy sering disebut sebagai salah satu serial fiksi ilmiah terbaik.

Namun, era akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21 merupakan masa keemasan bagi genre ini, melahirkan karya-karya lain yang mampu mengeksekusi konsep dan tema serupa dengan lebih baik.

>>> Mengenal Remaker AI: Solusi Edit Foto dan Video Berbasis AI

Serial ini, yang tayang di tengah "Perang Melawan Teror" di Amerika, sangat mencerminkan zamannya.

Meskipun ceritanya tetap kuat dan relevan, ada serial lain yang berhasil menyajikan elemen naratif tertentu dengan lebih unggul, baik sebelum maupun sesudah Battlestar Galactica.

The Expanse: Epik Kolonisasi dan Konflik Antarmanusia

Musuh terbesar dalam Battlestar Galactica bukanlah Cylon, melainkan sifat manusia itu sendiri, seperti kekerdilan dan ketakutan. Cylon melakukan serangan genosida demi pelestarian diri yang keliru.

Berbeda dengan masa depan utopis Star Trek, manusia dalam Battlestar Galactica tidak benar-benar bersatu menghadapi ancaman kepunahan.

The Expanse, adaptasi novel James S. A.

Corey, menyajikan pandangan yang lebih luas tentang sifat manusia. Seperti BSG, manusia telah berekspansi ke berbagai planet, menciptakan faksi-faksi dengan agenda berbeda.

Penemuan cara perjalanan antariksa memperluas jangkauan mereka lebih jauh dari satu tata surya.

Sementara BSG menggambarkan manusia sebagai nomaden antarbintang dengan populasi yang terus berkurang, The Expanse menampilkan populasi manusia yang sangat besar dan rumah permanen yang melimpah.

Beberapa karakter di The Expanse bahkan berencana mengurangi populasi agar lebih terkendali, sementara kelompok lain ingin menguasai teknologi perjalanan antariksa untuk tujuan mereka masing-masing.

Andor: Kisah Dewasa dan Alegori Politik Star Wars

Salah satu daya tarik Battlestar Galactica adalah pergolakan politik di antara manusia yang selamat. Demi mencegah kepunahan, beberapa karakter terpaksa mengabaikan cita-cita demokrasi demi pemerintahan otoriter.

Jika The Expanse membuat konflik antarmanusia lebih bernuansa, Andor menyederhanakannya untuk memperkuat alegori tentang kejatuhan ke dalam fasisme.

>>> Bintang 'Matilda' Ungkap Kendala Sekuel Film Klasik 90-an

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru