Dead by Daylight telah menghabiskan satu dekade untuk menjadi salah satu merek horor paling dikenal dalam dunia game.
Game multiplayer 1v4 ini mempertemukan empat pemain melawan monster yang memburu mereka di peta dengan niat membunuh.
>>> 10 Komik 'The Far Side' yang Tetap Lucu Hingga Kini
Game ini bertahan selama sepuluh tahun berkat sentuhan inovatif dan pembunuhan brutal. Setiap karakter baru yang ditambahkan memperkaya narasi tanpa mengganggu fondasi yang membuatnya berhasil.
Sang Slasher Mengambil Panggung
Jason Voorhees bukanlah karakter tamu pertama di Dead by Daylight.
Sebenarnya, Jason adalah pembunuh ke-19 yang berasal dari waralaba luar, dengan Art the Clown dari Terrifier juga dijadwalkan bergabung dalam beberapa bulan mendatang.
Elemen unik Jason sebagai karakter, seperti kemampuannya menakuti Penyintas dengan merusak lingkungan atau menjadi tak terdeteksi berkat keahliannya "Silent Shadow", terasa selaras dengan berbagai iterasi Jason dalam film.
Dijuluki "The Slasher" dalam konteks lore game yang masif, Jason sebenarnya adalah penggunaan cerdas dari mekanika desain game yang mendasarinya untuk menghasilkan efek yang baik.
Menggunakan kabut itu sendiri sebagai senjata, Jason mendapatkan kemampuan untuk menggunakan "Jump Scare" atau "Throwing Spikes" untuk menyerbu target dan mengejutkan mereka.
Dia adalah monster yang efektif dari pendekatan gameplay, dengan kemampuannya menyelinap di belakang orang meskipun ukurannya yang besar, yang merupakan terjemahan sempurna dari inspirasinya.
Untungnya, game ini tidak mencoba membuat Jason terlalu kuat. Ada cara untuk menghadapi dan melawan pemain yang menggunakan Jason.
Metode ini sebagian besar mengharuskan pemain juga menggunakan siluman dan tipu daya, memanfaatkan celah kecil dalam serangannya atau kelalaian dalam pengawasannya untuk mengurangi keunggulannya.
Jason cepat dan brutal dalam membunuhnya, dengan pendekatan siluman yang sangat efektif yang terasa pas untuk karakternya.
Ini adalah cara cerdas untuk memasukkan karakter ke dalam game tanpa satu aspek pun menutupi aspek lainnya.
Dia terasa seperti Jason tetapi juga terasa seperti karakter Dead by Daylight, yang merupakan keseimbangan yang sangat sulit dari perspektif desain game.