Man of Tomorrow, film Superman terbaru arahan James Gunn, memiliki peluang besar untuk mengubah cara film superhero menghadirkan penjahat.
Selama ini, baik DC Universe maupun Marvel Cinematic Universe sering gagal memberikan penjahat yang berkesan.
>>> One Piece Manga Box Set 5 Diumumkan, Rilis Desember 2026
Bahkan dengan kesuksesan Gunn lewat Guardians of the Galaxy, penjahat seperti Ronan the Accuser tetap mengecewakan. Brainiac harus menjadi pengecualian dan tampil sebagai ancaman sebesar Thanos.
Masalah Penjahat di DCU dan MCU
DC Universe juga bergelut dengan masalah penjahat yang sama. Sejak era Zack Snyder, penjahat seperti Ares, Doomsday, Steppenwolf, dan Darkseid tidak tampil mengesankan.
Di DCU James Gunn, baru dua film dirilis dan kualitas penjahat masih campuran.
Nicholas Hoult memang luar biasa sebagai Lex Luthor di Superman, tetapi penjahat yang benar-benar dihadapi Superman kurang berkesan.
Supergirl: Woman of Tomorrow menghadirkan Krem of the Yellow Hills yang mirip Ronan: konsep menarik tetapi tidak tampil memukau.
Kritik terbesar MCU selama bertahun-tahun adalah minimnya penjahat yang mudah diingat.
Nama-nama seperti Malekith, Whiplash, Kaecilius, Aldrich Killian, Yellowjacket, dan Ronan hebat di komik tetapi gagal di layar lebar.
Pahlawan hanya sebaik penjahat yang mereka hadapi. MCU bisa lebih kuat dengan penjahat yang lebih baik, seperti yang terjadi pada Thanos.
Thanos sebagai Tolok Ukur
Thanos diperkenalkan secara perlahan, tetapi saat tiba ia menjadi kekuatan alam. Ia mengalahkan pahlawan, mengakali mereka, dan bahkan menang di penampilan pertamanya.
Thanos adalah penjahat yang layak, menjadi alasan besar mengapa Avengers: Endgame begitu monumental. Penonton percaya ia adalah ancaman nyata, lebih dari penjahat Marvel atau DC lainnya.
Itulah yang harus dicapai Brainiac. Ia harus menjadi ancaman sebesar Thanos.
Di film Superman, Lex Luthor bukanlah ancaman nyata bagi Superman.
>>> 5 Novel Star Wars Kanon Terbaik yang Wajib Dibaca
Meski Hoult berakting baik, kekuatan Lex di komik tidak tergambarkan, dan film lebih banyak menampilkan Superman melawan anak buah Lex yang tidak dikenal.