Dua puluh lima tahun yang lalu, tepatnya pada 18 Juli 2001, Jurassic Park III tayang di bioskop. Film ini menjadi sekuel ketiga dari waralaba yang dimulai pada 1993.
Meski sukses secara komersial, banyak penggemar menganggapnya sebagai sekuel terlemah saat itu. Salah satu momen yang paling dikritik adalah adegan mimpi di mana seekor velociraptor berbicara.
>>> Ray Romano Ungkap Episode Favoritnya di Everybody Loves Raymond
Adegan Mimpi yang Dianggap 'Jump the Shark'
Dalam film tersebut, Dr. Alan Grant yang diperankan Sam Neill kembali sebagai tokoh utama. Ia digambarkan masih trauma dengan kejadian di film pertama dan kini fokus meneliti velociraptor.
Di tengah perjalanan, Grant tertidur di pesawat dan bermimpi melihat raptor yang membuka mulut dan memanggil namanya, "Alan."
Adegan ini sontak membuat penggemar kecewa.
Bagi banyak penggemar, momen itu terasa seperti lelucon murahan yang merusak keseriusan waralaba. Mereka menganggap Jurassic Park telah 'jump the shark' hanya setelah dua sekuel.
>>> Trailer The Uprising: Andrew Garfield Jadi Pemberontak Seperti Braveheart
Perbandingan dengan Sekuel Modern
Kini, 25 tahun kemudian, adegan mimpi tersebut terlihat tidak seberapa dibandingkan keanehan yang terjadi di film-film Jurassic Park selanjutnya.
Waralaba ini dihidupkan kembali pada 2015 lewat Jurassic World yang sukses besar. Namun, sekuelnya seperti Fallen Kingdom dan Dominion justru menghadirkan plot yang semakin tidak masuk akal.
Mulai dari mitra rahasia John Hammond, plot tentang belalang pemakan tanaman, hingga adegan bungkus permen yang menyebabkan kehancuran massal di Jurassic World: Rebirth.
>>> Film Horor Obsession Kini Tersedia di Peacock Setelah Sukses Box Office
Dengan segala kekacauan itu, adegan raptor berbicara di Jurassic Park III kini terasa ringan. Penggemar mungkin terlalu keras menilai film tersebut pada masanya.