Genre fiksi ilmiah di televisi kini semakin populer, dibuktikan dengan kesuksesan serial seperti "Fallout" yang menarik jutaan penonton.
Platform streaming berlomba-lomba menghadirkan konten sci-fi ambisius, namun di tengah perhatian besar pada proyek-proyek blockbuster, banyak serial berkualitas yang luput dari perhatian.
>>> Moana Live-Action Terancam Jadi Bom Box Office Lebih Parah dari Black Adam
Serial-serial ini mungkin tidak seterkenal "Foundation" atau "3 Body Problem", namun menawarkan cerita yang mendalam dan layak untuk para penggemar genre.
Continuum: Dilema Moral di Balik Perjalanan Waktu
Serial Kanada "Continuum" yang tayang perdana pada 2012, menggunakan premis perjalanan waktu untuk mengeksplorasi bahaya negara pengawas dan ketergantungan masyarakat pada oligarki korporat.
Kiera Cameron, seorang perwira penegak hukum dari tahun 2077, secara tidak sengaja kembali ke masa kini bersama sekelompok teroris yang melarikan diri.
Ia menyusup ke kepolisian lokal sambil memburu para buronan agar tidak mengubah masa depan.
Yang membuat "Continuum" menarik adalah konflik batin Kiera antara tugasnya melindungi sistem masa depan dan kesadaran bahwa keluhan para teroris mungkin beralasan.
Serial ini berkembang menjadi pemeriksaan moral yang kompleks tentang kekuasaan dan pengorbanan.
Dark Matter: Misteri Identitas di Luar Angkasa
"Dark Matter", yang tayang perdana di SyFy pada 2015, adalah opera antariksa yang mengisahkan enam orang asing yang terbangun dari stasis di pesawat luar angkasa yang rusak tanpa ingatan tentang jati diri mereka.
Mereka menamai diri Satu hingga Enam dan harus menyusun kembali masa lalu mereka yang terfragmentasi, sambil menyadari bahwa beberapa di antara mereka bertanggung jawab atas tindakan mengerikan.
Serial ini berpusat pada dinamika keluarga yang terbentuk di bawah tekanan ekstrem.
Meskipun dibatalkan secara mendadak setelah tiga musim dengan cliffhanger, episode yang ada menawarkan petualangan yang padat karakter dan secara konsisten melampaui anggarannya.
Jericho: Bertahan Hidup Pasca-Apokaliptik
"Jericho", yang tayang perdana di CBS pada 2006, adalah drama bertahan hidup pasca-apokaliptik yang membumikan elemen fiksi ilmiahnya dalam skenario yang realistis dan menakutkan.