Awal abad ke-21 menjadi era keemasan bagi Marvel Comics, baik dari segi cerita maupun adaptasi.
Dekade 2000-an melahirkan kisah-kisah ikonik seperti Civil War dan Secret Invasion, serta trilogi Spider-Man arahan Sam Raimi dan awal mula Marvel Cinematic Universe.
Meski periode ini identik dengan pertarungan antarpahlawan, banyak penjahat mematikan juga bermunculan.
Para penjahat baru ini langsung menunjukkan taringnya dengan melakukan kejahatan paling keji dalam sejarah Marvel, meninggalkan dampak besar bagi dunia dan komunitas superhero.
Dari tiran alien hingga penguasa kejahatan super, berikut tujuh penjahat super ikonik Marvel yang diperkenalkan di era 2000-an.
7. Queen Veranke
Secret Invasion menjadi salah satu cerita Marvel paling ikonik di abad ke-21, di mana ras alien pengubah bentuk menyusup ke posisi kekuasaan tertinggi.
Dalang di balik pengambilalihan ini adalah pemimpin Skrull, Queen Veranke.
Debut pada 2005, Veranke adalah fanatik agama yang percaya bahwa dunia asal Skrull akan hancur.
Meski awalnya dianggap terbuang, ramalannya terbukti saat Galactus menghancurkan planet mereka.
Tanpa planet dan putus asa, Skrull yang tersisa menjadikan Veranke ratu baru, dan ia memimpin mereka ke Bumi untuk dijadikan rumah baru.
Memimpin invasi Skrull, Veranke menggantikan Spider-Woman dan bekerja untuk melemahkan Avengers dari dalam.
Queen Veranke adalah penjahat kejam dan penuh perhitungan yang dengan mudah memanipulasi Pahlawan Terkuat Bumi dan hampir berhasil menaklukkan Bumi.
6. Mister Negative
Meski baru muncul pada 2007, penguasa kejahatan Mister Negative telah menjadi salah satu musuh paling terkenal Spider-Man.
Awalnya seorang penyelundup manusia, pria ini menggunakan nama Martin Li untuk menghindari polisi.
Namun, Li segera ditangkap oleh geng saingan yang melakukan eksperimen tidak manusiawi, menghubungkannya dengan dua energi ekstradimensi bernama Light Force dan Dark Force.
Dengan energi kontradiktif ini di tubuhnya, pikirannya terbelah menjadi dua identitas: dermawan Martin Li dan bos kejahatan Mister Negative.