Tahun 1992 menjadi masa keemasan bagi genre RPG, meskipun jumlah rilis tidak sebanyak sekarang.
Para penggemar harus menunggu berminggu-minggu untuk game baru, dan RPG Jepang seringkali butuh waktu bertahun-tahun untuk sampai ke Barat.
>>> Profil, Kekuatan, dan Fakta Shoko Ieiri di Jujutsu Kaisen
Game-game besar seperti Dragon Quest V dan Ultima Underworld mendominasi perhatian saat itu. Namun, ada beberapa RPG yang kurang dikenal namun tetap berkualitas tinggi.
Arcana: Dungeon Crawler yang Brutal
Arcana adalah dungeon crawler first-person dari Hal Labs untuk Super Nintendo. Karakter diwakili oleh kartu, tetapi tidak ada mekanisme deckbuilding seperti yang diharapkan.
Pertarungan dilakukan secara first-person dan sebagian besar hanya berupa deskripsi teks karena keterbatasan hardware. Game ini terkenal sangat sulit, dengan banyak cara untuk membuat pemain mati.
Setiap pertemuan bisa berubah menjadi bencana dalam hitungan detik. Kehilangan satu karakter (kecuali beberapa pengecualian) berarti game over total.
Tidak ada peringatan saat musuh akan menyerang, dan titik save sangat jarang. Inventaris terbatas dan tidak bisa kembali ke dungeon yang lebih mudah untuk grinding.
Meskipun sulit, Arcana tetap menjadi RPG solid dari era 90-an.
Rings of Power: Cikal Bakal Naughty Dog
Tahukah Anda bahwa Naughty Dog pernah membuat RPG untuk Sega Genesis? Rings of Power adalah game konsol pertama dari pendiri Naughty Dog, Andy Gavin dan Jason Rubin.
Awalnya game ini dirancang untuk MS-DOS dan Amiga, tetapi EA membawanya ke Genesis. Saat rilis, Rings of Power dipuji karena presentasi dan skopnya, meskipun gameplay-nya kurang memuaskan.
Jika Anda bisa melewati kurva belajar yang curam dan visual yang kasar, ada RPG hebat di dalamnya.
Naughty Dog berusaha membangun dunia besar dengan banyak hal yang bisa dilakukan.
Game ini sukses secara komersial, tetapi EA memutuskan untuk tidak mencetak ulang karena fokus pada John Madden Football.
Keputusan itu membuat Gavin dan Rubin vakum sejenak sebelum kembali dengan Way of the Warrior pada 1994.
