Sejak diciptakan oleh Bob Kane dan Bill Finger pada 1939, Batman telah menjadi ikon komik yang tak tergantikan.
Namun, yang membuat sang Dark Knight begitu istimewa bukan hanya aksinya, melainkan juga kota Gotham dan para penghuninya.
>>> 5 Cerita X-Men Klasik Chris Claremont yang Mengubah Mutan Marvel
Gotham City kini memiliki jajaran karakter terbanyak dari kota fiksi mana pun di komik, bahkan melampaui Metropolis milik Superman.
Kota ini menjadi cermin gelap dari dunia Clark Kent, dengan wartawan sensasional menggantikan jurnalis jujur, dan kepolisian korup menggantikan polisi heroik.
Gotham Sebagai Alam Semesta Noir Tersendiri
Pengaruh noir dan pulp dari The Shadow sangat terasa dalam penciptaan Gotham. Hal ini terlihat dalam cerita klasik seperti Batman: The Long Halloween dan Year One.
Karakter-karakter Gotham mewakili arketipe noir: Jim Gordon sebagai polisi jujur, Harvey Bullock sebagai detektif ambigu, Catwoman sebagai femme fatale, dan Joker sebagai musuh bebuyutan.
>>> 5 Episode Animasi yang Dilarang Tayang di TV dan Alasannya
Seiring waktu, alam semesta Batman berkembang dengan banyak sekutu seperti Robin, Nightwing, Batgirl, dan Alfred Pennyworth yang latar belakangnya diubah menjadi semacam James Bond versi DC.
Kedalaman Karakter yang Tak Tertandingi
Kelebihan utama dari banyaknya komik Batman adalah ruang untuk mengeksplorasi karakter pendukung. Banyak musuh dan sekutu Batman memiliki komik sendiri, bahkan saat beberapa anggota JLA tidak.
Momen seperti Dick Grayson menjadi Titan, Barbara Gordon menjadi Batgirl, atau kedatangan Damian Wayne adalah tonggak sejarah DC.
Sebaliknya, sulit menyebutkan sekutu Martian Manhunter atau Cyborg karena dunia mereka kurang berkembang.
>>> 5 Novel Fiksi Ilmiah yang Berpotensi Jadi Film Seperti Jurassic Park
Bagi penggemar genre kriminal, thriller, dan horor, dunia Batman adalah yang terbaik. Setiap superhero hebat membutuhkan pendukung, dan Batman memiliki yang terbaik di komik.
