⌂ Beranda News 33 Tahun Berlalu, Masa Depan Star Trek Perlu Ingat Kutipan Terbaik DS9

33 Tahun Berlalu, Masa Depan Star Trek Perlu Ingat Kutipan Terbaik DS9

33 Tahun Berlalu, Masa Depan Star Trek Perlu Ingat Kutipan Terbaik DS9
Ilustrasi: 33 Tahun Berlalu, Masa Depan Star Trek Perlu Ingat Kutipan Terbaik DS9
A A Ukuran Teks16px

Franchise Star Trek kini berada di persimpangan jalan.

Era serial TV dan streaming yang mendominasi beberapa tahun terakhir akan segera berakhir, seiring rencana merger Paramount dengan Warner Bros.

>>> Serial Remake Sci-Fi Baru Netflix Raih 2 Juta Penonton dalam Seminggu

yang memicu dorongan baru untuk menghidupkan kembali franchise filmnya.

Namun, berbagai langkah strategis ini masih terasa berpusat pada konten semata. Padahal, Star Trek adalah franchise langka di mana filosofi di baliknya sama pentingnya dengan konten itu sendiri.

Deep Space Nine: Lebih dari Sekadar Stasiun Luar Angkasa

Serial Star Trek: Deep Space Nine (DS9) yang tayang perdana pada 3 Januari 1993, berhasil mendefinisikan ulang franchise ini.

Berbeda dari serial sebelumnya yang berlatar kapal luar angkasa, DS9 mengambil setting di sebuah stasiun luar angkasa.

Keunikan DS9 tidak hanya pada latarnya, tetapi juga pada elemen kepercayaan dan nubuat ilahi yang menjadi inti ceritanya.

Kapten Benjamin Sisko, yang diperankan Avery Brooks, memimpin stasiun tersebut setelah mengalami trauma pertempuran saat dikendalikan Borg.

Di Bajor, Sisko menemukan dirinya terkait dengan ramalan agama Bajoran sebagai 'Emissary' yang akan menemukan 'Kuil Surgawi' milik 'Para Nabi', entitas non-korporeal yang hidup di dalam lubang cacing.

Dalam momen klimaks episode pilot, Sisko berinteraksi dengan Para Nabi yang tidak memahami eksistensi fisik. Di sinilah Sisko menyampaikan pidato yang menyoroti keunikan pengalaman manusia.

>>> Serial Thriller Netflix 'Secrets We Keep' Dipuji Sebagai yang Terbaik

"Yang tidak diketahui mendefinisikan keberadaan kita," ujar Sisko. "Kita terus mencari, tidak hanya jawaban atas pertanyaan kita, tetapi juga pertanyaan-pertanyaan baru."

Kembali ke Akar Eksplorasi

Franchise Star Trek modern kerap dikritik.

Sebagian penggemar merasa konten baru terlalu gelap atau 'edgy', sementara yang lain menganggap fokusnya terlalu berat pada isu sosial-politik atau mencoba menggabungkan genre yang tidak sesuai.

Hanya sedikit serial seperti 'Strange New Worlds' yang berhasil menemukan keseimbangan, namun ia terikat oleh alur cerita yang sudah ada.

Terlepas dari berbagai kritik tersebut, ada satu kerinduan kolektif di kalangan penggemar: kembali ke akar Star Trek yang mengeksplorasi hal-hal yang belum diketahui.

Star Trek: Voyager adalah serial terakhir yang benar-benar mendalami tema ini, dengan awak kapal yang terdam di wilayah antariksa yang belum terjamah.

Sudah terlalu lama franchise ini mengabaikan keunggulan terbesarnya dibandingkan franchise lain.

>>> 8 Seri Anime Shonen Klasik yang Kini Sulit Ditonton

Kutipan dari DS9 ini seharusnya dicetak dan dipajang di Paramount sebagai pengingat untuk kembali menjelajahi misteri alam semesta.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru