Tahun 1987 menjadi tonggak penting bagi genre film aksi, melahirkan karya-karya yang membentuk standar emas industri perfilman.
Banyak bintang besar Hollywood berada di puncak karier mereka, studio berani mengambil risiko dengan ide-ide ambisius, dan sederet film klasik bermunculan.
>>> Lestat dan Louis Akhirnya Satu Frekuensi di Klip Baru Episode 6 The Vampire Lestat
Bagi mereka yang tumbuh di era 70-an dan 80-an, film-film ini menjadi bagian tak terpisahkan dari masa muda, dikenang karena adegan aksi yang memukau, karakter tak terlupakan, dan dialog yang ikonik.
Film Aksi 1987 yang Tetap Dicintai
Salah satu waralaba aksi paling ikonik, Predator, memulai perjalanannya di tahun 1987.
Film ini mengisahkan tim tentara elit yang dipimpin oleh Dutch (Arnold Schwarzenegger) dalam misi penyelamatan di hutan, namun mereka justru diburu oleh predator alien canggih.
Predator berhasil membalikkan ekspektasi penonton terhadap film aksi era 80-an dengan memadukan ketegangan thriller dan aksi blokbuster.
Kehadiran makhluk ikonik dan penampilan kuat Schwarzenegger menjadikannya tontonan yang tak lekang oleh waktu.
Lethal Weapon mungkin tidak sesering dibicarakan dibandingkan film aksi klasik lainnya dari dekade tersebut, namun pengaruhnya sangat besar.
Film ini berfokus pada dua detektif, Martin Riggs (Mel Gibson) yang ceroboh dan Roger Murtaugh (Danny Glover) yang akan pensiun.
Kekuatan Lethal Weapon terletak pada penggambaran karakter yang mendalam dan chemistry kuat antara Gibson dan Glover, yang membuat film ini tetap relevan hingga kini.
>>> Anime Klasik 90-an Tenchi Muyo! Kembali Lewat Kickstarter
RoboCop menawarkan lebih dari sekadar kekerasan dan dialog khas.
Film ini mengisahkan Alex Murphy (Peter Weller), seorang polisi yang tewas dan dihidupkan kembali sebagai cyborg penegak hukum di Detroit yang dilanda kekerasan.
Di balik aksi menegangkannya, RoboCop menyajikan komentar tajam tentang kekuasaan korporat, media sensasional, dan dehumanisasi. Kecerdasan naratifnya membuat film ini semakin berharga seiring berjalannya waktu.
Film Aksi 1987 yang Sebaiknya Dilupakan
Masters of the Universe, yang dibintangi Dolph Lundgren sebagai He-Man, menjadi kekecewaan bagi banyak penggemar. Padahal, He-Man sudah menjadi franchise fantasi besar saat itu.
Film ini dinilai gagal menangkap esensi dunia Eternia yang dikenal penggemar.
Alih-alih petualangan fantasi, sebagian besar cerita berlatar di Bumi, menjadikannya terasa seperti film yang berbeda dengan nama karakter yang sama.
The Running Man, yang dibintangi Arnold Schwarzenegger, juga menjadi salah satu film yang kurang berkesan dari tahun 1987.
Meskipun memiliki premis menarik tentang permainan mematikan di masa depan distopia, eksekusinya dianggap kurang memuaskan.
>>> Film Animasi Horor-Komedi Dan Trachtenberg Dapat Tanggal Rilis
Film ini gagal mengeksplorasi potensi penuh dari konsepnya, meninggalkan kesan sebagai film aksi yang terlupakan di antara deretan film ikonik lainnya pada tahun tersebut.