J. G.
Quintel, animator Warner Bros yang dikenal lewat serial Regular Show, merilis sebuah karya lain enam tahun lalu di HBO Max.
>>> 3 Anime Fantasi yang Secara Objektif Lebih Baik dari Frieren
Serial tersebut berjudul Close Enough, yang menawarkan pandangan lebih dewasa dari sang kreator.
Close Enough tayang perdana pada 9 Juli 2020 dan berlangsung selama tiga musim dengan total dua puluh empat episode.
Serial ini mengikuti kisah Josh dan Emily, pasangan suami istri yang berusaha memenuhi kebutuhan hidup sambil menghadapi ancaman sehari-hari maupun luar biasa.
Mereka berdua memiliki seorang putri berusia lima tahun bernama Candice.
Seperti Regular Show, banyak episode Close Enough dimulai dengan masalah umum yang mungkin dihadapi penonton, namun kemudian berkembang menjadi situasi yang absurd.
Selain keluarga inti tersebut, serial ini juga menampilkan tetangga mereka, Alex dan Bridgette.
Meskipun pernah menikah, mereka memulai serial ini dalam keadaan berpisah namun masih berbagi tempat tinggal yang sama.
>>> Film Horor Terbaik 2026 'Obsession' Segera Hadir di Peacock
Kontroversi dan Hilangnya Serial
Namun, Close Enough menghadapi kontroversi besar yang berlanjut hingga kini.
Saat ini, serial tersebut tidak dapat ditemukan di platform streaming manapun, termasuk HBO Max yang menjadi rumah awalnya.
Setelah hengkang dari HBO Max, bersamaan dengan serial lain seperti Infinity Train, Close Enough menghilang dari layanan berlangganan maupun toko digital video-on-demand.
Kehilangan serial tiga musim ini menjadi kekecewaan bagi banyak penggemar.
Untungnya, J. G.
Quintel tidak lama kembali ke layar kaca. Regular Show: The Lost Tapes yang kembali menampilkan Mordecai dan Rigby menjadi hit besar bagi Warner Bros.
Quintel juga sedang mengerjakan serial baru untuk Adult Swim berjudul SuperMutant Magic Academy, yang dijadwalkan rilis pada tahun 2027.
>>> Film Animasi Disney Berusia 80 Tahun Ini Hilang dari Disney+
Dengan Quintel yang masih aktif di Warner Bros, banyak yang berharap Close Enough dapat kembali dalam bentuk apapun agar bisa dinikmati kembali oleh publik.