Disney+ dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menambahkan layanan streaming gratis. Rencana ini muncul setelah perusahaan mencapai kesepakatan senilai $50 juta dengan YouTube TV.
Menurut laporan Business Insider, Disney sedang menjajaki opsi untuk menyediakan sebagian konten Disney+ tanpa paywall.
>>> 5 Cerita What If…? Ikonik yang Layak Diangkat Kembali Marvel di Ulang Tahun ke-50
Kepala produk dan teknologi Adam Smith membahas kemungkinan ini dalam sebuah town hall streaming pada Kamis sore.
Smith belum mengungkapkan jadwal atau cakupan pasti dari rencana tier gratis tersebut.
Seorang sumber yang mengetahui strategi streaming Disney menyebut bahwa rencana ini merupakan bagian dari diskusi berkelanjutan tentang konsep untuk lebih melayani penggemar.
Dorongan dari Pertumbuhan Platform Gratis
Saat ini, paket bundel Disney+ dan Hulu dibanderol $12,99 per bulan dengan iklan atau $19,99 tanpa iklan.
>>> Star City Akhiri Musim Pertama dengan Cliffhanger Besar, Akankah Apple TV Perbarui Serial Ini?
Namun, kesuksesan YouTube yang berkelanjutan bisa membuat Disney mempertimbangkan ulang strateginya.
Data Nielsen menunjukkan bahwa layanan streaming gratis, termasuk YouTube, terus populer dan mengalami pertumbuhan pangsa tontonan di TV AS dibandingkan platform berbayar.
Tiga streamer gratis terbesar menguasai 18,7% waktu tonton di TV AS pada April, naik dari 16,8% setahun sebelumnya dan 12,7% pada April 2024.
Langkah ini dinilai menguntungkan bagi Disney+ di tengah kenaikan harga oleh platform lain. Banyak pengguna beralih ke platform seperti YouTube, Tubi, dan The Roku Channel.
>>> 5 Anime Klasik yang Membentuk One Piece
Bahkan FOX baru-baru ini mengakuisisi Roku sebesar $22 miliar untuk memperkuat posisinya di streaming gratis.