⌂ Beranda News House of the Dragon Season 3 Kembali ke Kebiasaan Kontroversial Game of Thrones

House of the Dragon Season 3 Kembali ke Kebiasaan Kontroversial Game of Thrones

House of the Dragon Season 3 Kembali ke Kebiasaan Kontroversial Game of Thrones
A A Ukuran Teks16px

House of the Dragon selama dua musim berhasil menghindari salah satu kebiasaan paling dikritik dari Game of Thrones.

Namun, season 3 episode 2 mengubah hal itu.

>>> Xbox Konfirmasi Masa Depan Bethesda di Tengah Penutupan Studio

Serial spin-off HBO yang berlatar sekitar 172 tahun sebelum peristiwa Game of Thrones ini menceritakan kebangkitan keluarga Targaryen, satu-satunya keluarga penguasa naga yang selamat dari Kehancuran Valyria.

Adegan kekerasan seksual yang muncul kembali memicu perdebatan di kalangan penggemar. Sebelumnya, House of the Dragon dinilai lebih hati-hati dalam menangani adegan sensitif dibandingkan pendahulunya.

Serial ini dibintangi Emma D'Arcy sebagai Rhaenyra Targaryen dan Olivia Cooke sebagai Alicent Hightower, menggantikan Milly Alcock dan Emily Carey yang memerankan versi muda kedua karakter tersebut.

>>> Silo Season 3 Raih Skor Sempurna Kritikus, Penonton Terbelah

Matt Smith berperan sebagai Pangeran Daemon Targaryen, sementara Paddy Considine memerankan Raja Viserys Targaryen, ayah Rhaenyra.

Keputusan kreatif untuk memasukkan kembali elemen kontroversial ini menuai reaksi beragam. Sebagian penonton menganggapnya tidak perlu, sementara yang lain melihatnya sebagai bagian dari narasi gelap yang ingin disampaikan.

>>> Star Wars Siapkan Serial Anime Penuh "The Ninth Jedi" untuk Disney+

Belum ada pernyataan resmi dari HBO atau tim produksi mengenai adegan tersebut. Namun, diskusi di media sosial menunjukkan bahwa isu ini kembali menjadi sorotan.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru