Kabar positif datang untuk para penggemar Marvel's Blade. Arkane Studios, pengembang game tersebut, baru saja menunjuk presiden baru di tengah kekhawatiran akan penutupan studio.
Jerk Gustafsson, direktur studio dan salah satu pendiri MachineGames, dilaporkan akan mengisi posisi tersebut. Ia menggantikan Leonard Bendel yang telah mengundurkan diri.
Kabar ini pertama kali diungkap oleh jurnalis Windows Central, Jez Corden, pada 4 Juli lalu.
Menurutnya, perubahan kepemimpinan ini terjadi pada 30 Juni, bertepatan dengan negosiasi antara Arkane dan Microsoft mengenai masa depan studio.
Langkah Positif di Tengah Ketidakpastian
Sebelumnya, rumor beredar bahwa Arkane Studios masuk dalam daftar studio yang berisiko ditutup akibat restrukturisasi Xbox.
Hal ini memicu kekhawatiran bahwa Marvel's Blade, yang diumumkan pada 2023, akan dibatalkan.
Namun, penunjukan presiden baru ini dianggap sebagai sinyal positif.
Banyak yang meyakini bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi, bukan penutupan, sehingga pengembangan Marvel's Blade bisa terus berjalan.
Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi mengenai alasan di balik perubahan kepemimpinan ini. Belum bisa dipastikan apakah Arkane benar-benar aman dari gelombang PHK yang dikhawatirkan terjadi pekan depan.
Marvel's Blade sendiri dikabarkan masih menargetkan rilis pada 2027. Meski lebih lambat dari rencana awal, kabar ini tentu lebih baik daripada pembatalan total.