Serial animasi X-Men '97 terus menjadi salah satu tayangan Marvel Studios yang paling dipuji.
Dengan skor hampir sempurna di Rotten Tomatoes, musim kedua yang baru tayang membuktikan bahwa kualitasnya tidak menurun.
>>> PlayStation Akui Lonjakan Permintaan PS5 Disc Drive, Penggemar Soroti Ironi
Salah satu keunggulan X-Men '97 adalah kemampuannya menghadirkan karakter-karakter dari komik yang jarang muncul di adaptasi live-action.
Musim kedua ini memberikan sorotan pada tim penjahat yang selama ini kurang dihargai: Final Horsemen.
Final Horsemen Tampil Mengerikan di X-Men '97
Di episode perdana musim kedua, X-Men '97 memperkenalkan Final Horsemen, versi terakhir dari empat penunggang kuda Apocalypse.
Mereka muncul persis seperti di komik Uncanny X-Force karya Rick Remender dan Jerome Opena.
Dalam komik, Final Horsemen adalah mutan dari berbagai zaman yang dipilih langsung oleh Apocalypse. Mereka hanya diaktifkan ketika semua Horsemen sebelumnya gagal, menandai dimulainya Age of Apocalypse.
>>> Anime Expo 2026: Pengumuman Besar dari Hari Pertama
Di serial ini, mereka hampir menghancurkan Cyclops dan Jean Grey dengan kekuatan gabungan mereka. Meski akhirnya dikalahkan oleh X-Men, penampilan mereka tetap menunjukkan betapa dahsyatnya kekuatan yang dimiliki.
X-Men '97 Terus Mengadaptasi Komik Modern
X-Men '97 tidak hanya mengandalkan cerita klasik, tetapi juga mengambil elemen dari komik-komik modern.
Final Horsemen yang debut di komik tahun 2010 adalah bukti bahwa serial ini berani merambah materi baru.
Musim pertama telah mengadaptasi alur seperti "E Is for Extinction" dari New X-Men.
Musim kedua pun melanjutkan tren ini dengan menghadirkan kostum New X-Men dan petunjuk bahwa Gambit akan menjadi Horseman baru.
>>> 3 Anime Shonen Baru untuk Ditonton Musim Panas Ini & Tempat Menontonnya
Dengan pendekatan ini, X-Men '97 berhasil memadukan elemen klasik dan modern, memberikan pengalaman segar bagi penggemar setia maupun pendatang baru.