Pekan-pekan terakhir industri gim diwarnai kabar kurang menyenangkan. PlayStation mengumumkan akhir gim fisik, sementara Xbox bersiap melakukan PHK besar-besaran.
Rencana reset Xbox disebut akan dimulai dalam waktu dekat. Rumor tentang studio mana yang terdampak pun beredar luas.
>>> The Mandalorian and Grogu Sukses Hindari Kesalahan Lightsaber Trilogi Sekuel
CEO Xbox Asha Sharma menyatakan bahwa reset bertujuan merilis gim besar lebih cepat. Fokus utama ada pada waralaba Bethesda seperti The Elder Scrolls dan Fallout, serta Halo.
Meski Halo Studios kemungkinan selamat dari PHK, studio tersebut berada di bawah pengawasan ketat. Insider Jez Corden mengonfirmasi bahwa Xbox sedang mengevaluasi cara Halo dikelola.
"Xbox sangat, sangat, sangat serius mengevaluasi bagaimana Halo dijalankan," kata Corden. "Beberapa pemotongan dialokasikan untuk memperbaiki Halo."
>>> Mobile Suit Gundam Unicorn Tampil dalam Crossover Tak Terduga dengan Space Battleship Yamato
Corden menambahkan "perhatikan ruang ini," mengisyaratkan ia mungkin memiliki informasi lebih lanjut yang belum dibagikan.
Halo Infinite (2021) disebut tidak memenuhi ekspektasi Xbox. Kini, kesuksesan gim mendatang seperti Campaign Evolved yang akan rilis 28 Juli menjadi krusial.
Belum jelas apa arti "memperbaiki Halo." Bisa berarti lebih banyak remake seperti Campaign Evolved, atau perubahan lain.
>>> Netflix Akan Hapus Yu-Gi-Oh! Klasik Shonen Jump pada Agustus 2026
Yang pasti, perubahan pada judul Halo mendatang bisa diharapkan.