PlayStation mengumumkan rencana untuk menghentikan produksi game fisik pada tahun 2028. Keputusan ini diambil seiring perubahan preferensi konsumen yang semakin beralih ke format digital.
Dalam pengumuman resmi pada 1 Juli 2026, PlayStation menyatakan bahwa game-game baru akan dirilis secara digital melalui PlayStation Store.
>>> 10 Anime Berani yang Melewati Batas Tanpa Ragu
Beberapa ritel mungkin masih menjual kode digital, tetapi cakram fisik tidak lagi diproduksi.
Langkah ini merupakan bagian dari tren industri yang lebih luas.
Xbox dan Nintendo juga telah mendorong distribusi digital, dengan Xbox mengandalkan Game Pass dan Nintendo mengenakan biaya lebih tinggi untuk game fisik.
Dampak pada Kepemilikan Game
Peralihan ke digital menimbulkan kekhawatiran tentang kepemilikan game. Dengan format digital, perusahaan dapat mencabut akses kapan saja, seperti yang terlihat pada layanan berlangganan.
Beberapa game sudah mewajibkan koneksi internet atau langganan PS+ untuk dimainkan. Hal ini mengurangi kendali pemain atas koleksi game mereka.
>>> Jujutsu Kaisen Season 3 Akan Hadir di Netflix Seluruh Dunia
Masalah lain termasuk kesulitan melestarikan game lawas, kemungkinan game dihapus dari toko digital, dan kebutuhan penyimpanan yang lebih besar.
Game digital juga rentan terhadap masalah hak cipta dan lisensi.
Reaksi Komunitas dan Masa Depan
Keputusan PlayStation menuai kritik dari berbagai kalangan pemain. Banyak yang menganggap langkah ini menghilangkan nilai historis dan kepastian kepemilikan yang ditawarkan game fisik.
Meski demikian, tren menuju digital tampaknya tak terhindarkan. Biaya produksi game AAA terus meningkat, dan distribusi digital dinilai lebih efisien bagi penerbit.
PlayStation tampaknya tidak akan mengubah keputusan ini.
>>> 5 Aktor Ideal untuk Peran Bane dan Deathstroke di DCU
Era game fisik yang telah bertahan puluhan tahun perlahan akan berakhir, digantikan oleh ekosistem digital yang sepenuhnya dikendalikan perusahaan.