Pada Mei 1951, DC Comics memperkenalkan pahlawan super pertama mereka setelah Zaman Keemasan melalui Strange Adventures #9.
Karakter tersebut adalah Captain Comet, yang diciptakan oleh editor Julius Schwartz, penulis John Broome, dan seniman Carmine Infantino.
>>> Splatoon Raiders Sudah Diskon Sebelum Rilis di Switch 2
Captain Comet merupakan alter ego dari Adam Blake, seorang pemuda yang memiliki kekuatan mental luar biasa akibat paparan komet saat masih dalam kandungan.
Latar Belakang Captain Comet
Captain Comet lahir dari tren imitasi yang lazim di industri komik kala itu.
Schwartz, yang sebelumnya berkecimpung di fiksi ilmiah pulp, terinspirasi oleh karakter Captain Future dari majalah Standard Magazines.
Captain Future sendiri diciptakan oleh Edmond Hamilton atas permintaan editor Mort Weisinger pada 1939.
Karakter ini adalah pahlawan luar angkasa yang ditemani oleh robot Grag, android Otho, dan otak dalam kotak Simon Wright.
Ketika DC mulai menerbitkan komik fiksi ilmiah seperti Strange Adventures dan Mystery in Space, Schwartz melihat peluang untuk menghadirkan versi DC dari Captain Future.
>>> Black Panther #1: Momen Bersejarah yang Memberi Sorotan pada Pahlawan Ikonik Marvel
Captain Comet: Mutan Pertama di DC?
Dalam Strange Adventures #9, Adam Blake digambarkan sebagai mutan yang berevolusi 100.000 tahun lebih maju dari manusia biasa.
Ia memiliki kekuatan telepati dan telekinesis, serta menggunakan identitas rahasia untuk melawan kejahatan.
Captain Comet dianggap sebagai salah satu pahlawan super mutan pertama di komik, mendahului X-Men yang debut pada 1963.
Meskipun muncul setelah Zaman Keemasan, status Captain Comet sebagai pahlawan Zaman Perak masih diperdebatkan karena kemunculannya di awal 1950-an, sebelum era tersebut resmi dimulai.
Beberapa penggemar menyebut periode ini sebagai Zaman Atom, yang ditandai dengan maraknya komik fiksi ilmiah.
>>> Ada Berapa Role di MLBB? Ini Penjelasan Lengkap dan Tugasnya
Yang jelas, Captain Comet adalah pahlawan super pertama DC setelah Zaman Keemasan berakhir.