Shueisha, penerbit manga terbesar Jepang di balik Weekly Shonen Jump, secara resmi mengakhiri perjanjian penerbitan dengan Disney untuk adaptasi manga karakter Marvel.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun resmi Shonen Jump+ di X (sebelumnya Twitter).
>>> Minions & Monsters Raih Skor Rotten Tomatoes Tertinggi Sepanjang Sejarah Illumination
Keputusan ini membuat sejumlah manga Marvel berlisensi resmi akan segera tidak dicetak lagi dan dihapus dari toko digital.
Kronologi Pengakhiran Kontrak
Pernyataan resmi Shueisha menyebutkan kontrak dengan Walt Disney Japan Co., Ltd. akan berakhir pada 30 September 2026.
Perusahaan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan meminta pengertian pelanggan.
Edisi cetak seperti MARVEL x Shonen Jump+ SUPER COLLABORATION, SECRET REVERSE, Spider-Man: Octopus Girl, Spider-Man: Kizuna, dan Deadpool: SAMURAI akan tersedia hingga stok habis.
Shueisha mendorong pembaca untuk memesan, namun beberapa pesanan mungkin tidak terpenuhi jika stok cepat laku.
Sementara itu, judul digital akan tetap tersedia hingga pukul 23.59 JST pada 30 September 2026.
>>> The Elder Scrolls IV: Oblivion Remastered Resmi Rilis di Nintendo Switch 2 Agustus 2025
Pembaca yang sudah membeli salinan digital tetap bisa mengaksesnya di perpustakaan pribadi meskipun distribusi digital dihentikan.
Alasan dan Dampak
Hingga berita ini ditulis, Shueisha belum menjelaskan alasan pengakhiran kontrak.
Kabar ini mengejutkan penggemar, terutama yang mengikuti judul Marvel bergaya manga dari Shueisha.
Meski demikian, Marvel masih memiliki rencana lain. Marvel Mangaverse akan kembali dengan lima one-shot baru pada September 2026.
Judul pertama, Marvel Mangaverse: Web of Blood, rilis 2 September, diikuti Marvel Mangaverse: Web of Destiny pada 30 September.
>>> 39 Tahun Berlalu, Kutipan Terbaik Picard di Star Trek Masih Jadi yang Paling Legendaris
Judul lainnya termasuk Marvel Mangaverse: Iron Knight, Marvel Mangaverse: Arcane Avengers, dan Marvel Mangaverse: Ghostlocke.