⌂ Beranda News Fakta Penyebab Meninggalnya Ajudan Kapolda Kaltara Tewas di Rumah Dinas, Hasil Otopsi hingga Dugan Penyebab Kematian

Fakta Penyebab Meninggalnya Ajudan Kapolda Kaltara Tewas di Rumah Dinas, Hasil Otopsi hingga Dugan Penyebab Kematian

Fakta Penyebab Meninggalnya Ajudan Kapolda Kaltara Tewas di Rumah Dinas, Hasil Otopsi hingga Dugan Penyebab Kematian
police line
A A Ukuran Teks16px

RIVAL.co.id - Kabar tragis datang dari Kalimantan Utara, di mana Brigadir Setyo Herlambang, seorang anggota polisi yang juga menjalani tugas sebagai ajudan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Kapolda Kaltara), ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar di rumah dinasnya.

Kepala Bidang Humas Polda Kaltara, Kombes Pol Budi Rachmat, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (22/9/2023) sekitar pukul 13.10 Wita. Di sebelah jenazah Brigadir Setyo ditemukan pistol jenis HS-9.

Baca juga: Profil, Biodata dan Medsos Lesti Kejora, Kembali Disorot Netizen Usai Diangkat Jadi Duta Petani Muda Indonesia

"Ditemukan bersimbah darah dan di sampingnya tergeletak senjata api jenis HS-9 dengan nomor senjata HS178837 Inventaris Dinas," ungkap Budi, seperti yang dilansie oleh Rival.co.id dari Kompas.com, Sabtu (23/9/2023).

Brigadir Setyo Herlambang, yang berasal dari Kota Semarang, Jawa Tengah, juga menjabat sebagai Banit 3 Subden 1 Den Gegana Sat Brimob Polda Kaltara. Selain itu, dia juga bertugas sebagai bagian dari pengamanan dan pengawalan (Pamwal) Kapolda Kaltara, Irjen Pol Daniel Adityajaya.

Baca juga: Punya Ciri Khas dan Berjuluk Kota Kacang, Ternyata Ini Fakta Menarik Kabupaten Pati

Berikut beberapa fakta dan dugaan terkait kematian tragis ajudan Kapolda Kaltara:

  1. Dugaan Penyebab Kematian Ajudan Kapolda Kaltara

Untuk memahami penyebab pasti kematian Brigadir Setyo Herlambang, jenazahnya telah dibawa ke Rumah Sakit Kota Tarakan untuk dilakukan otopsi. Tim dari Direktorat Reserse Kriminal (Ditreskrimum) dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kaltara telah menyelesaikan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Hasil pemeriksaan awal Tim Dokkes Polda Kaltara adalah bahwa korban tidak ditemukan denyut nadi," ungkap Budi.

Dugaan sementara adalah bahwa kematian korban disebabkan oleh kelalaian saat membersihkan senjata api HS-9.

Baca juga: FAKTA Kebakaran di Kantor Bupati Pohuwato Gorontalo Diakibatkan Amarah Massa? Simak Informasi Selengkapnya Disini

"Dugaan sementara, korban sedang membersihkan senjata api. Jadi, akibat kelalaian," kata Budi.

  1. Permintaan Keluarga untuk Otopsi di Semarang
A
Tim Redaksi
Penulis: Abdi Priagung Editor:: Abdi Priagung
📰 Update Terbaru