Agatha Christie dijuluki Ratu Kejahatan berkat karya-karya misteri pembunuhannya yang legendaris.
Novel-novel terkenalnya seperti Murder on the Orient Express, And Then There Were None, Death on the Nile, dan The Murder of Roger Ackroyd telah diadaptasi ke layar lebar berkali-kali.
>>> 5 Game Survival Horror Terbaik Sepanjang Masa
Namun, sejumlah adaptasi lawas kini mulai terlupakan di tengah maraknya versi baru, termasuk film arahan Kenneth Branagh dan serial prekuel Hercule Poirot.
Padahal, film-film lama tersebut tetap sempurna dari awal hingga akhir dan layak dikenang sebagai misteri pembunuhan terbaik.
Death on the Nile (1978) – Adaptasi Pemenang Oscar
Death on the Nile adalah salah satu novel Agatha Christie paling terkenal yang menampilkan detektif Belgia, Hercule Poirot.
Kisahnya mengikuti pewaris kaya Linnet Ridgeway yang baru menikah dengan Simon, mantan tunangan sahabatnya, Jackie.
Jackie yang dendam mulai mengikuti bulan madu mereka, dan Linnet meminta bantuan Poirot.
Film tahun 1978 ini dibintangi Peter Ustinov sebagai Poirot, bersama Mia Farrow, Olivia Hussey, Angela Lansbury, dan Maggie Smith.
Death on the Nile memenangkan Academy Award untuk Rancangan Kostum Terbaik.
And Then There Were None (1945) – Favorit Penggemar
And Then There Were None dianggap sebagai mahakarya Christie oleh banyak penggemar.
Ceritanya tentang sepuluh orang asing yang terdampar di pulau terpencil, dituduh melakukan kejahatan keji, dan tewas satu per satu.
Film tahun 1945 ini menggunakan akhir alternatif dari adaptasi panggung dan menjadi favorit berkat akting Barry Fitzgerald, Walter Huston, dan June Duprez, serta tempo cepat dan rasa bahaya yang konstan.
Evil Under the Sun (1982) – Perpaduan Komedi dan Misteri
Evil Under the Sun adalah salah satu film terbaik dalam memadukan komedi dan kecerdasan detektif Poirot.
>>> Penggemar Stargate Ramaikan Times Square Protes Pembatalan Reboot
Film ini mengikuti Poirot yang menginap di hotel eksklusif di sebuah pulau, tempat seorang wanita ditemukan tewas.
