⌂ Beranda News Review Jackass: Best and Last – Perpisahan Emosional yang Penuh Tawa

Review Jackass: Best and Last – Perpisahan Emosional yang Penuh Tawa

Review Jackass: Best and Last – Perpisahan Emosional yang Penuh Tawa
Ilustrasi: Review Jackass: Best and Last – Perpisahan Emosional yang Penuh Tawa
A A Ukuran Teks16px

Jackass: Best and Last bukan sekadar film aksi konyol biasa. Ini adalah perjalanan nostalgia yang mengharukan sekaligus lucu, menandai akhir dari sebuah era.

Selama 25 tahun, para kru Jackass telah mendominasi dunia stunt film dengan kekonyolan yang tak terkendali. Kini, mereka pamit dengan sebuah karya yang terasa seperti album kenangan.

>>> Daftar Kode Jujutsu Kaisen Incremental Roblox Edisi Juni 2026

Film ini menggabungkan aksi baru, cuplikan favorit penggemar, dan rekaman yang sebelumnya dilarang. Hasilnya adalah potret perjalanan Jackass dari awal hingga akhir.

Sisi Emosional yang Tak Terduga

Yang mengejutkan, Jackass: Best and Last justru sangat emosional. Ada kehangatan persahabatan lama dan kesedihan karena harus berhenti melakukan apa yang mereka cintai.

Johnny Knoxville harus berhenti karena terlalu banyak gegar otak, sementara Ehren McGhehey juga tak bisa terus menerima hukuman fisik.

Namun, semua itu terasa sebagai bagian dari cerita.

Film dibuka dengan versi panjang dari uji coba rompi antipeluru yang dilakukan Knoxville.

Kita melihat Knoxville muda yang lebih rapuh, yang dipanggil "PJ" karena nama aslinya Philip John Clapp.

>>> 100+ Link Download Game PPSSPP Ukuran Kecil 2026, Main di HP Kentang

Ada juga cuplikan yang sebelumnya dilarang, seperti Knoxville yang direkatkan dalam kotak kardus dan digulingkan dari tangga. Adegan itu dilarang karena "terlalu mudah ditiru".

Kemunculan Ryan Dunn dalam cuplikan lama selalu membawa kesedihan setelah kematiannya. Bam Margera juga muncul, meski tidak diizinkan berbicara tentang perjalanannya sendiri.

Ketidakseimbangan Antara Lama dan Baru

Sayangnya, ada ketidakseimbangan antara anggota lama dan baru.

Johnny, Steve-O, dan Chris Pontius mendapat banyak waktu layar, sementara Dave England, Danger Ehren, dan Preston lebih jarang muncul.

Meski begitu, semangat konyol yang khas tetap terasa. Beberapa aksi baru berhasil, sementara yang lain tidak sempurna, tapi itu justru menambah kesan autentik.

>>> Hasil Akhir Peringkat Karakter Sanrio 2026: Hello Kitty Kembali Gagal Juara

Jackass: Best and Last adalah perpisahan yang layak. Film ini mendapat rating 4 dari 5, dan menjadi tontonan wajib bagi penggemar setia.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru