Pokemon Champions, game terbaru dari The Pokemon Company untuk platform mobile dan Nintendo Switch, menunjukkan performa awal yang lebih lambat dibandingkan judul-judul Pokemon mobile populer lainnya.
Meskipun telah mencapai tonggak sejarah 10 juta unduhan di kedua platform dalam waktu dua bulan sejak peluncuran globalnya pada Juni, angka ini jauh tertinggal dari rekorunduhan cepat yang dicapai oleh Pokemon TCG Pocket dan Pokemon Masters EX yang masing-masing hanya membutuhkan dua hari untuk mencapai jumlah yang sama.
>>> 5 Film yang Wajib Ditonton Sebelum The Odyssey Karya Christopher Nolan
Perbandingan Data Unduhan
Data terbaru menunjukkan bahwa Pokemon Champions saat ini berada sedikit di atas Pokemon Quest dalam hal total unduhan.
Sementara itu, Pokemon Go masih memimpin jauh sebagai game mobile terpopuler dengan lebih dari 1 miliar unduhan global, meskipun telah beredar selama 10 tahun.
Bahkan Pokemon Sleep, yang diluncurkan tiga tahun lalu, telah mengumpulkan 30 juta unduhan.
Perbandingan yang lebih relevan mungkin adalah Pokemon Unite, game MOBA yang berfokus pada PvP, yang telah mencapai 200 juta unduhan setelah lima tahun beroperasi.
Angka-angka ini mengindikasikan bahwa ada minat yang signifikan dari para pemain Pokemon terhadap game yang berfokus pada PvP dan tersedia di Switch maupun mobile.
Masalah Niche dan Kurangnya Konten Solo
Salah satu alasan utama di balik lambatnya start Pokemon Champions diduga karena sifatnya yang lebih niche.
Game ini sangat berfokus pada pertempuran berbasis giliran, menawarkan variasi gameplay yang lebih sedikit dibandingkan Pokemon Go atau Pokemon TCG Pocket.
>>> Echo 3: Thriller Aksi 10 Episode Apple TV yang Mendebarkan
Hal ini membuat insentif untuk bermain menjadi lebih rendah, kecuali bagi pemain yang sudah sangat tertarik pada pertempuran kompetitif Pokemon.
Masalah krusial lainnya adalah ketiadaan konten single-player.
Berbeda dengan sebagian besar game Pokemon lainnya, Pokemon Champions tidak menyediakan opsi untuk bertarung melawan lawan CPU di luar misi tutorial awal.
Game ini mengharuskan pemain untuk selalu online dan bertarung melawan orang lain agar dapat terlibat dalam gameplay inti.
Bahkan insentif harian seperti penarikan Pokemon baru hanya menarik jika pemain tidak memindahkan tim mereka dari Pokemon Home, dan misi harian sebagian besar berputar di sekitar pertempuran dan penarikan Pokemon, dengan imbalan yang terasa kurang berharga.
Penambahan opsi pertempuran CPU dapat memberikan cara bermain dengan risiko lebih rendah bagi pemain untuk menguji strategi baru sebelum menghadapi pemain sungguhan.
>>> Pencipta "From" Ungkap Makna di Balik "Man in Yellow" Musim 4
Lebih jauh lagi, penambahan konten solo dapat memperluas jangkauan game melampaui audiens PvP yang relatif niche, meskipun ini mungkin bukan tujuan The Pokemon Company untuk game ini.
