⌂ Beranda News 5 Game Era 80-an yang Masih Seru Dimainkan Hingga Kini

5 Game Era 80-an yang Masih Seru Dimainkan Hingga Kini

5 Game Era 80-an yang Masih Seru Dimainkan Hingga Kini
A A Ukuran Teks16px

Era 1980-an sering dipandang sebelah mata oleh penggemar video game, termasuk para pecinta retro.

Banyak judul dari masa itu memang penting sebagai inspirasi, tetapi tidak lagi menyenangkan untuk dimainkan di era modern.

>>> Pembaruan Musim 2 Pluribus dari Rhea Seehorn Bikin Penggemar Frustrasi

Namun, tidak semua game 80-an terbelenggu oleh keterbatasan hardware 8-bit. Beberapa di antaranya tetap seru dimainkan seperti saat pertama kali dirilis.

Pada dekade tersebut, perusahaan masih belajar mengembangkan video game. Banyak programmer bekerja dari kamar tidur, merakit game untuk medium yang benar-benar baru.

Sebagian besar judul awal gagal karena keterbatasan pengetahuan atau teknologi. Namun, beberapa berhasil menonjol dan menjadi nama besar yang masih dikenal hingga kini.

Tetris: Raja Puzzle yang Tak Lekang Waktu

Game puzzle yang hebat bersifat tech-proof. Itulah mengapa Tetris mampu mendunia: gameplay yang adiktif dan bisa berjalan di hampir semua hardware.

Konsep Tetris sangat mudah dipahami: pemain menyusun baris dari balok berbentuk berbeda yang jatuh dari atas layar, sementara kecepatan permainan terus meningkat.

Siapa pun bisa langsung memainkan Tetris dan mempelajari mekaniknya dalam sekejap, lalu tenggelam dalam siklus gameplay yang membuat ketagihan.

Banyak yang bercanda soal Skyrim yang dirilis di berbagai platform, tetapi port Tetris jauh lebih banyak.

Belum lagi berbagai versi knock-off yang diberikan sebagai hadiah kepada anak-anak 80-an dan 90-an.

Tetris benar-benar abadi. Bahkan jika manusia berhasil menciptakan Matrix atau holodeck ala Star Trek, Tetris tetap akan dimainkan di dalamnya.

Dragon Quest 3: JRPG Terbaik Era 80-an

Tahun 80-an adalah era kelahiran JRPG.

>>> Pengguna PS5 dan PS4 Bisa Dapat Diskon $12 di PlayStation Store

Dragon Quest, Final Fantasy, Shin Megami Tensei, dan Ys lahir pada masa ini, dan waralaba tersebut masih bertahan hingga sekarang.

Dragon Quest dianggap sebagai cikal bakal genre JRPG, meskipun berakar dari RPG Barat seperti Ultima.

Game ini mengambil banyak elemen dari game yang sudah ada, lalu membungkusnya dengan estetika anime berkat seni Akira Toriyama.

Dua game Dragon Quest pertama sulit dinikmati tanpa remake HD-2D modern.

Dragon Quest pertama sangat pendek, sementara yang kedua memiliki petunjuk yang membingungkan dan tingkat pertemuan musuh yang tinggi.

Dragon Quest 3, yang kemudian dikenal sebagai The Seeds of Salvation, adalah titik ketika seri ini mencapai potensinya.

Game ini menawarkan dunia luas, cerita menarik, soundtrack luar biasa, desain monster khas, dan sistem pertarungan dengan mekanik kelas karakter.

Dragon Quest 3 adalah JRPG NES terbaik.

Mereka yang bisa memaafkan visual lawasnya akan menemukan permata tersembunyi dari era 80-an yang masih dicintai penggemar Jepang hingga kini.

>>> Avatar: The Last Airbender Season 3 Sudah Dikonfirmasi, Rilis Tidak Akan Selama Season 2

Sebagai alternatif, game ini juga telah menerima beberapa remake modern yang layak dimainkan, terutama bagi yang menginginkan grafis lebih baik.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru