Supergirl, film terbaru DC Universe, mencatat pendapatan US$7,8 juta dari pemutaran pratinjau pada Rabu dan Kamis pekan ini.
Angka tersebut sedikit lebih tinggi dari The Marvels yang meraih US$6,6 juta pada 2023, namun masih di bawah The Flash yang mengumpulkan US$9,7 juta.
>>> Akhir Serial The Bear: Apakah Carmy Benar-benar Meninggalkan Restoran?
Sebelumnya, Superman menjadi film superhero terlaris 2025 dengan US$618,7 juta di seluruh dunia, memberikan harapan bagi DC Studios.
Namun, Supergirl menerima ulasan beragam dan menghadapi persaingan ketat di akhir Juni, dengan banyak film besar akan tayang pada Juli.
Proyeksi Box Office Supergirl
Perkiraan awal menyebut Supergirl akan meraup sekitar US$40+ juta pada akhir pekan pembukaan, dengan US$50+ juta sebagai batas atas.
Angka ini jauh di bawah Toy Story 5 yang diperkirakan akan memenangkan akhir pekan kedua dengan mudah.
Meskipun demikian, anggaran produksi Supergirl yang dilaporkan US$170 juta lebih rendah dibandingkan The Marvels (US$307,3 juta) dan The Flash (US$200-220 juta).
>>> Berserk Chapter 385: Guts Dapat Kekuatan Baru Setelah Terjebak di Gua
Untuk mencapai titik impas, Supergirl perlu meraup sekitar US$340 juta secara global, namun The Marvels dan The Flash gagal mencapai angka tersebut.
Faktor lain yang merugikan adalah ulasan beragam dan jadwal rilis yang padat, termasuk Minions & Monsters, Moana, The Odyssey, dan Spider-Man: Brand New Day pada Juli.
Hal ini membuat Supergirl kemungkinan tidak akan bertahan lama di bioskop.
Meskipun begitu, pendapatan box office bukan satu-satunya sumber keuntungan. Superman tahun lalu menghasilkan laba US$100 juta bagi Warner Bros.
melalui lisensi dan penjualan PVOD.
>>> The Mandalorian dan Grogu Berlalu, Star Wars: Starfighter Tampilkan Cuplikan Perdana
Performa Supergirl di pasar rumahan dapat membantu menutupi kerugian box office, meskipun kesuksesan di bioskop tetap diharapkan.