Episode perdana House of the Dragon musim ketiga, "Salt and Sea, Fire and Blood", menyajikan pukulan telak dengan tewasnya Jacaerys Velaryon dan naga Vermax.
Kematian ini menjadi pukulan ketiga bagi Rhaenyra Targaryen setelah kehilangan Lucerys dan bayi perempuannya, Visenya. Lebih penting lagi, Jace adalah pewaris takhta yang telah disiapkan Rhaenyra.
>>> Daftar Kode Skibidi Defense Roblox Serta Cara Redeem
Dengan Jace tiada, Joffrey, putra Rhaenyra dari pernikahannya dengan Laenor Velaryon, kini menjadi pewarisnya. Namun, pertanyaan muncul apakah Joffrey akan mengetahui tentang mimpi Aegon Sang Penakluk.
Mimpi Aegon dan Akhir Dinasti Targaryen
Mimpi Aegon, yang dikenal sebagai "A Song of Ice and Fire", telah diwariskan selama lebih dari 130 tahun.
Ramalan ini menubuatkan musim dingin besar dari Utara yang akan membawa kegelapan, dan hanya seorang Targaryen di takhta yang dapat menyatukan Tujuh Kerajaan untuk melawannya.
Ramalan ini merujuk pada ancaman White Walkers. Meskipun tidak disebutkan dalam buku George R.
R. Martin maupun serial Game of Thrones, mimpi ini menjadi pendorong utama dalam Dance of the Dragons.
Dalam alur cerita House of the Dragon musim ketiga, Jacaerys sangat bersemangat menjalankan tugasnya sebagai pewaris dan bahkan terlibat dalam pertempuran.
Namun, Joffrey saat ini baru berusia sekitar enam tahun.
Mengingat situasi Rhaenyra yang penuh tekanan, kemungkinan besar ia tidak akan menceritakan mimpi tersebut kepada Joffrey, atau Joffrey tidak akan memahaminya sepenuhnya jika diceritakan.
>>> Kode Redeem Da Hood Roblox Terbaru Juni 2026: Klaim DHC Gratis
Tidak ada indikasi bahwa ramalan ini diketahui oleh Targaryen di masa depan, bahkan tidak muncul dalam A Knight of the Seven Kingdoms.
Rhaegar Targaryen memang mengetahui dan mempercayai "The Prince That Was Promised", yang kini terkait dengan ramalan ini, namun ia mungkin mengetahuinya dari sumber lain.
Secara tematik, ramalan ini sangat masuk akal jika berakhir bersamaan dengan Dance of the Dragons.
Perang saudara ini menandai awal kehancuran Dinasti Targaryen, di mana mereka saling membinasakan dan kehilangan sebagian besar naga.
Meskipun dinasti bertahan sekitar 150 tahun lagi, peristiwa ini merupakan awal dari keruntuhan mimpi Aegon tentang kerajaan bersatu yang diperintah Targaryen dan naga mereka.
Peristiwa selanjutnya dalam alur cerita juga memperkuat kemungkinan berakhirnya ramalan ini. Joffrey sendiri tewas dalam perang saudara Targaryen.
Tak lama setelah itu, Rhaenyra terpaksa melarikan diri dari King's Landing dan akhirnya terbunuh.
Kondisi ini menyisakan sedikit ruang untuk menceritakan ramalan tersebut kepada pewaris berikutnya, Aegon the Younger, yang usianya bahkan lebih muda dari Joffrey.
>>> Pemeran Avatar Season 2 Ungkap Tujuan Sebenarnya dari Gaang
Meskipun mimpi Aegon Sang Penakluk masih memotivasi Rhaenyra dan Daemon, tampaknya ramalan tersebut berakhir bersamaan dengan kematian Jacaerys Velaryon dalam hal pewarisan.
