Bertahun-tahun kemudian, Barret menemukan Dyne yang telah mengganti lengannya dengan lengan senjata. Pertemuan mereka menjadi konfrontasi menyakitkan antara dua ayah yang merespons kehilangan tak terbayangkan dengan cara berbeda.
Setelah mengetahui putrinya masih hidup, Dyne memilih mengakhiri hidupnya sendiri daripada hidup dalam rasa bersalah.
Lunafreya Nox Fleuret di Final Fantasy XV, meskipun merupakan salah satu tokoh sentral, lebih banyak menghabiskan petualangan terpisah dari Noctis, menjadikannya karakter pendukung penting.
Sebagai Oracle, ia memikul tanggung jawab besar untuk menjalin kovenan dengan para Astral dan menyembuhkan mereka yang terkena Starscourge, semua itu dilakukannya di tengah kesehatannya yang terus menurun.
Dedikasinya tidak pernah goyah, bahkan saat ia harus menghadapi takdirnya sendiri yang tragis demi melindungi Noctis dan dunia.
Aerith Gainsborough dari Final Fantasy VII adalah karakter ikonik lainnya. Perannya sebagai penjaga Flowers dan Cetra terakhir memberinya beban spiritual yang luar biasa.
Perjuangannya melawan Sephiroth dan ancaman Jenova, serta pengorbanannya yang paling terkenal, meninggalkan luka mendalam bagi para pemain.
>>> Clash of Clans Hadirkan Kolaborasi dengan Legenda Sepak Bola
Kematiannya yang mendadak dan penuh makna menjadi salah satu momen paling emosional dan tak terlupakan dalam sejarah video game, menunjukkan kerapuhan dan kekuatan di tengah keputusasaan.