Seperti banyak waralaba saat ini, Star Trek tampaknya semakin berada dalam masalah.
Setelah 11 tahun, kini kita memasuki periode tanpa satu pun seri baru yang mendapat lampu hijau atau sedang diproduksi.
>>> Delapan Film Harry Potter Dapat Rumah Baru di TV Kabel
Meskipun dua musim terakhir masih akan tayang — musim final Strange New Worlds dan Starfleet Academy — masa depan waralaba ini masih belum jelas.
Keputusan kemungkinan besar akan diambil setelah proses merger saat ini selesai.
Sementara itu, kegembiraan tentang spinoff Captain Kirk mulai meredup. Paul Wesley, yang memerankan James T.
Kirk di Strange New Worlds, belum mendapat panggilan soal proyek tersebut. Set dari Strange New Worlds bahkan sudah dibongkar, menandakan versi USS Enterprise ini resmi berakhir.
Star Trek Terancam Terjebak Nostalgia
Star Trek memiliki sejarah untuk terus bereinvensi. Konsep "boldly going" sudah tertanam dalam premisnya; ini adalah kisah tentang melangkah maju menuju masa depan utopis.
The Next Generation pada 1987 menjadi deklarasi tegas bahwa waralaba tidak akan hidup dalam bayang-bayang kesuksesan masa lalu.
Namun, kita hidup di era nostalgia.
Film dan acara TV Star Trek telah menavigasi hal ini; reboot J. J.
Abrams berusaha menangkap kembali era Kirk dan Spock.
Sementara era Kurtzman dimulai dengan Discovery sebagai prolog, dan Strange New Worlds sengaja dibuat dari pola yang sama.
Discovery sempat melangkah ke masa depan yang jauh, mendorong garis waktu Star Trek lebih maju dari sebelumnya.
Tapi era itu akan berakhir setelah pembatalan Starfleet Academy, sementara Strange New Worlds tetap menjadi yang terbaik.
>>> Kreator Bleach Beri Kode Pengumuman Besar Musim Panas Ini
Spinoff Captain Kirk pasti akan sukses. Namun, itu hanya akan mengikat Star Trek pada nostalgia lebih dalam, menjauhkan dari visi ekspansionis Gene Roddenberry.
Alih-alih menjelajah ke tempat yang belum pernah dikunjungi, waralaba justru akan mengulang jejak yang sama.
