Pengalaman CD Projekt Red dengan peluncuran Cyberpunk 2077 pada Desember 2020 menjadi pelajaran berharga bagi seluruh industri game.
Game yang digadang-gadang akan menjadi terobosan itu justru dirundung masalah teknis pada versi konsolnya.
>>> Seri Animasi Conan the Barbarian Baru Diumumkan, Digarap Legenda Cartoon Network
Masalah tersebut membuat Sony sempat menarik Cyberpunk 2077 dari toko online mereka. Ribuan pemain pun menuntut pengembalian dana (refund).
Dampak Jangka Panjang pada Reputasi
Meskipun CD Projekt Red berhasil memperbaiki bug dan menjadikan Cyberpunk 2077 sebagai judul yang sukses, perusahaan masih menghadapi konsekuensi dari peluncuran yang cacat tersebut.
CEO bersama CD Projekt Red, MichaĆ Nowakowski, mengakui bahwa reputasi perusahaan masih tercoreng di mata publik. Ia menyatakan, "Saya tidak 100% yakin kami telah melalui busur penebusan penuh...
Saya yakin kami telah kehilangan kepercayaan sebagian orang selamanya, dan itu wajar."
Nowakowski berharap dapat memulihkan kepercayaan tersebut, baik melalui The Witcher 4 maupun proyek mendatang lainnya. Pelajaran ini sangat penting mengingat kondisi industri game saat ini.
Banyak perusahaan lain di industri ini perlu mengingat hal tersebut, terutama karena keputusan mereka semakin menjauhkan pemain.
Pentingnya Reputasi di Industri Game
Industri game sangat bergantung pada gairah dan loyalitas penggemar.
Kesetiaan pada merek dan kekayaan intelektual (IP) dapat mendorong antusiasme, mengubah game minor menjadi waralaba yang bertahan lama.
Sebaliknya, rasa kecewa atau pengkhianatan dalam dunia game terasa lebih personal dibandingkan industri hiburan lain. Emosi dan identitas seringkali tertanam dalam kecintaan pada perusahaan dan game mereka.
Membuat penggemar berbalik arah adalah cara tercepat untuk mematikan antusiasme dan menghancurkan perusahaan.
Hal ini terlihat dari cepatnya reputasi pengembang merosot setiap kali isu kecerdasan buatan generatif (generative AI) muncul, karena banyak pemain merasa frustrasi dengan praktik tersebut.
Perusahaan seperti Xbox Games, yang berjuang untuk membalikkan prediksi suram masa depan mereka, baru-baru ini mengalami pukulan publik yang serius yang dapat merusak reputasi mereka secara permanen.
