Netflix tengah mengembangkan anime reboot One Piece yang akan mengadaptasi cerita dari awal. Namun, keputusan untuk mempertahankan Mayumi Tanaka sebagai pengisi suara Monkey D.
Luffy menuai kritik.
>>> 5 Alasan Tombstone Tetap Film Barat Terbaik dalam 50 Tahun Terakhir
Meskipun anime baru ini akan memiliki studio dan kru produksi yang berbeda serta teknologi animasi yang diperbarui, kembalinya Tanaka sebagai pengisi suara Luffy dinilai sebagai kesalahan besar.
Peluang yang Terlewatkan untuk Regenerasi Pengisi Suara
Keputusan ini dianggap melewatkan kesempatan emas untuk memperkenalkan generasi baru pengisi suara yang dapat membawa seri ini ke masa depan.
Banyak anggota pemeran asli One Piece telah pensiun selama lebih dari 20 tahun.
Mempertahankan pengisi suara yang sama untuk anime baru ini seolah meminta mereka untuk terus berkontribusi selama dua dekade lagi.
>>> 5 Game PS3 Terbaik Sepanjang Masa
Tanaka sendiri mengakui adanya kecemasan saat mengambil tantangan baru di usianya, meskipun pengalaman tersebut memberinya wawasan baru dan memperbarui semangatnya dalam memerankan Luffy.
Mengapa Ini Merusak Potensi Reboot
Anime reboot One Piece ini seharusnya menjadi titik masuk baru bagi penggemar franchise, dengan format HD yang diperbarui.
Namun, dengan membawa kembali pemeran suara asli, reboot ini tidak dapat berdiri di atas kakinya sendiri dan hanya akan menggemakan seri anime yang sudah ada.
>>> Trailer X-Men '97 Season 2 Perlihatkan Kembalinya Gambit dan Perang Apocalypse
Langkah ini dinilai sangat pendek pandangan dan membatasi potensi penuh dari reboot ini, hanya menunda masalah pencarian pengisi suara baru untuk Luffy di masa depan.