Pixar telah memproduksi film-film brilian sejak debut Toy Story pada 1995.
Lebih dari 30 tahun kemudian, studio animasi ini masih meraih kesuksesan box office, termasuk Toy Story 5 yang mencatat pembukaan akhir pekan tertinggi dalam delapan tahun.
>>> Serial Thriller Netflix His & Hers Jadi Bukti Performa Terbaik Jon Bernthal
Membuat sekuel yang sukses bukanlah hal mudah, apalagi setelah puluhan tahun sejak film pertama. Namun, Pixar membuktikan kemampuannya menghadirkan sekuel berkualitas, meski tidak semuanya berhasil.
Dua Sekuel Terburuk Pixar
Cars 2 menempati posisi terburuk. Film ini gagal menangkap esensi Cars yang orisinal, dengan cerita kacau dan kehilangan pesona karakter.
Skor Rotten Tomatoes Cars 2 anjlok menjadi 40% dari kritikus dan 50% dari penonton, dibandingkan 74% dan 80% untuk film pertamanya.
Finding Dory juga mengecewakan meski memiliki potensi besar. Film ini dianggap mudah dilupakan, berbeda dengan Finding Nemo yang mendalam secara emosional.
Finding Nemo memiliki skor 99% di Rotten Tomatoes, sementara Finding Dory gagal memenuhi ekspektasi tinggi tersebut.
>>> 5 Sekuel Fiksi Ilmiah yang Lebih Baik dari Dune: Part Two
Lima Sekuel Terbaik Pixar
Monsters University berhasil mereproduksi hati dari Monsters, Inc. meski tanpa karakter Boo. Film prekuel ini menangkap pesona persahabatan Mike dan Sulley.
Cars 3 sukses merevitalisasi waralaba setelah kegagalan Cars 2. Cerita tentang Lightning McQueen yang menghadapi usia tua terasa kuat dan menyentuh.
The Incredibles 2 mendapat skor 93% dari kritikus meski fokus pada Elastigirl. Humor film ini cocok untuk segala usia, dan penantian 14 tahun terbayar lunas.
Toy Story 3 dianggap sebagai salah satu sekuel terbaik sepanjang masa, dengan cerita emosional tentang perpisahan dan pertumbuhan.
>>> Heritage Auctions Gelar Lelang Komik dengan Edisi Pertama Superman, Spider-Man, dan Lainnya
Toy Story 4 juga menuai pujian, memperkenalkan karakter baru Forky dan mengeksplorasi tema petualangan serta pilihan hidup.
