Merger antara Warner Bros. Discovery dan Paramount-Skydance mulai membawa dampak langsung pada DC Studios.
Produser eksekutif DC Studios, Lars P.
>>> Dolph Lundgren Buka Suara soal Pencapaian Box Office Masters of the Universe 2026
Winther, mengungkapkan bahwa CEO Paramount-Skydance, David Ellison, telah bertemu dengan kepala DC Studios, James Gunn dan Peter Safran.
Pertemuan itu membahas masa depan waralaba DC Universe (DCU) yang saat ini tengah dalam masa kebangkitan.
Ellison Kunjungi Lokasi Syuting DC Studios
Winther mengatakan Ellison datang ke Trilith Studios di Atlanta, tempat syuting film-film yang disutradarai Gunn.
"Dia datang ke Atlanta, kami tunjukkan semuanya, dan kami sedang berdiskusi dengannya," ujar Winther kepada The Hollywood Reporter.
Winther juga memaparkan cetak biru yang akan membuat film DCU berikutnya memperluas alur keluarga Superman.
David Corenswet sebagai Superman dan Milly Alcock sebagai Supergirl akan menjadi karakter utama dalam fase baru ini.
>>> 10 Game Open-World Tersulit Sepanjang Masa
Meski Gunn dan Safran memiliki visi yang jelas, muncul pertanyaan apakah rencana itu akan berubah karena arahan Ellison.
Dalam merger atau akuisisi, biasanya pemilik baru bersikap "lepas tangan" pada awalnya, namun lambat laun mulai mengambil kendali.
Bagi penggemar DC, situasi ini terasa seperti déjà vu karena waralaba ini sering mengalami perubahan arah.
Mulai dari Justice League: Mortal era George Miller, DCEU versi Zack Snyder, hingga "Gunnverse" yang kini berhadapan dengan merger Paramount.
Sejauh ini, belum ada alasan bagi penggemar untuk panik, namun kesuksesan box office Supergirl dan Clayface serta rating Lanterns menjadi semakin krusial.
>>> Jason Momoa Konfirmasi Audisi Aquaman Saat Main di Supergirl
Supergirl akan tayang di bioskop pekan ini.
