Dragon Ball karya Akira Toriyama telah menjadi salah satu waralaba multimedia terbesar di dunia selama lebih dari empat dekade.
Kesuksesan ini tak lepas dari karakter-karakter yang benar-benar diperhatikan oleh penggemar, yang sering kali digunakan untuk menghadirkan momen emosional yang mendalam.
>>> Komik Horor Exquisite Corpses Kembali dengan Spin-Off Fox Mask Killer
Di balik pertarungan sengit dan transformasi spektakuler, Dragon Ball menyimpan banyak adegan yang menyentuh hati. Berikut sepuluh momen paling emosional yang tak pernah dilupakan para penggemar.
Pengorbanan Piccolo untuk Gohan
Salah satu momen paling mengharukan terjadi saat Piccolo mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan Gohan dari serangan Nappa. Piccolo yang dulunya musuh berubah menjadi pahlawan sejati.
Dia berterima kasih kepada Gohan karena telah membuatnya merasa seperti manusia, bukan monster, untuk pertama kalinya dalam hidupnya.
Adegan ini menjadi fondasi ikatan tak terpisahkan antara Piccolo dan Gohan.
Kata-kata Terakhir Vegeta di Namek
Vegeta yang sombong akhirnya menunjukkan kerentanannya saat dikalahkan Frieza di Planet Namek. Dengan air mata, dia memohon kepada Goku untuk membalaskan dendamnya.
Momen ini menjadi titik balik penting dalam perjalanan Vegeta dari penjahat menjadi pahlawan.
Goku mengorbankan dirinya melawan Cell dengan membawa Cell menjauh dari Bumi menggunakan Instant Transmission. Meskipun dia tahu tidak akan kembali, Goku melakukannya demi melindungi putranya, Gohan.
Namun, Cell selamat dari ledakan dan kembali lebih kuat, membuat pengorbanan Goku terasa sia-sia.
>>> Game Star Wars Berlisensi Pertama untuk Atari 2600 Muncul Sebelum Kabinet Arkade Ikonik
Setelah Turnamen Bela Diri Dunia ke-22, Goku menemukan mayat Krillin yang dibunuh oleh Tentara Pita Merah.
Ini adalah tragedi terbesar yang dialami Goku saat itu, memicu kemarahan yang menakutkan.
Kata-kata terakhir Android 16 mendorong Gohan mencapai Super Saiyan 2. Kehancuran Android 16 oleh Cell menjadi pemicu emosional yang membangkitkan potensi terbesar Gohan.
Di masa depan alternatif, Future Trunks menemukan mayat Future Gohan, mentor dan satu-satunya temannya. Kesedihan ini memicu transformasi Super Saiyan pertamanya.
Kematian Krillin oleh Frieza menjadi pemicu transformasi Goku menjadi Super Saiyan untuk pertama kalinya. Krillin, sahabat sejak kecil, tewas dengan cara yang kejam.
Di Dragon Ball GT, Piccolo memilih tetap di Bumi yang akan hancur untuk menghancurkan Black Star Dragon Balls.
Perpisahan telepati dengan Gohan menjadi momen yang sangat menyentuh.
Vegeta mengorbankan dirinya melawan Majin Buu dengan Final Explosion. Sebelum meledak, dia memeluk Trunks untuk pertama kalinya dan meminta maaf karena tidak cukup menunjukkan kasih sayang.
>>> Teori Spider-Man: Brand New Day Ungkap Hulk sebagai Penjahat Utama
Episode terakhir Dragon Ball GT menjadi perpisahan panjang Goku dengan semua orang terdekatnya. Mulai dari Vegeta, Krillin, Master Roshi, hingga Bulma, Goku merefleksikan petualangannya yang luar biasa.