⌂ Beranda News Fox Akuisisi Roku, Akhir Era Streaming Gratis?

Fox Akuisisi Roku, Akhir Era Streaming Gratis?

Fox Akuisisi Roku, Akhir Era Streaming Gratis?
A A Ukuran Teks16px

Fox Corporation baru saja mengumumkan akuisisi Roku senilai $22 miliar. Langkah ini secara resmi menyatukan dua layanan streaming gratis terbesar: Tubi TV dan The Roku Channel.

Akuisisi ini menandai akhir dari era streaming gratis yang independen. Sebelumnya, Roku Channel dan Tubi bersaing sebagai platform gratis yang didukung iklan.

>>> 15 Kekuatan Superman yang Tak Pernah Digunakan Clark di Smallville

Kini, keduanya berada di bawah satu atap.

Dua Raksasa Streaming Gratis Bersatu

Fox membeli Roku dengan harga $22 miliar.

Detail lebih lanjut masih minim, namun disebutkan bahwa akuisisi ini akan menggabungkan konten olahraga dan berita Fox dengan Tubi dan Roku Channel.

Kedua layanan ini sebelumnya gratis dan didukung iklan. Penggabungan mereka akan membentuk entitas televisi terbesar ketiga di Amerika Serikat.

Tubi menawarkan film dan acara TV on-demand, serta konten live TV termasuk berita dan olahraga. Roku Channel memiliki lebih dari 450 saluran konten kurasi.

Perbedaan utama lainnya: Tubi tidak memerlukan kata sandi, sedangkan Roku memiliki perangkat keras untuk streaming. Fox kemungkinan besar membeli Roku untuk perangkat kerasnya.

Strategi Fox: Pisah Tapi Saling Mendukung

CEO Fox Lachlan Murdoch menyatakan bahwa Roku Channel akan tetap beroperasi secara independen dari Tubi. Alasannya, hanya sekitar 33% tumpang tindih penonton di antara kedua layanan.

>>> 10 Pertarungan Boss Terbaik di Final Fantasy Sepanjang Masa

Tubi akan fokus pada katalog film dan acara TV lawas, sementara Roku Channel akan memprioritaskan saluran live linear.

Dengan demikian, keduanya diharapkan saling melengkapi.

Akuisisi ini memberi Tubi tempat di layar utama Roku, meningkatkan visibilitasnya. Selain itu, data pemirsa akan digunakan untuk penargetan iklan yang lebih efektif.

Konten olahraga live juga akan lebih banyak tersedia di Tubi. Langkah ini berpotensi menciptakan kekuatan baru dalam persaingan streaming.

Namun, ada kekhawatiran bahwa Roku Channel tidak lagi netral. Sebelumnya, semua layanan streaming diperlakukan sama, tetapi kini Tubi mendapat prioritas.

Beberapa pihak khawatir perusahaan lain seperti Amazon akan menarik diri dari Roku. Hal ini bisa membuat Roku Channel kehilangan konten.

Fox harus menjaga keseimbangan agar akuisisi ini tidak merugikan. Kekhawatiran lain adalah monopoli layanan streaming gratis dan pengumpulan data pengguna.

>>> 13 Film Pixar Rating G Terbaik, Peringkat dari Terlemah hingga Terkuat

Meski demikian, untuk saat ini tidak ada perubahan langsung pada kedua layanan. Potensi perubahan tetap besar, dan persaingan streaming terus berevolusi.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru