Xbox kembali menjadi sorotan setelah langkah PR terbaru mereka dinilai sebagai yang terburuk. Pengumuman penutupan beberapa studio pengembang, termasuk Ninja Theory, menuai kritik tajam dari penggemar dan industri.
Ninja Theory, pengembang game Senua yang baru saja ditampilkan di Xbox Games Showcase, secara resmi akan ditutup.
>>> Cuplikan Perdana Arc Baru That Time I Got Reincarnated as a Slime Season 4 Dirilis
Laporan terbaru mengungkapkan bahwa Microsoft sudah memutuskan penutupan tersebut sebelum trailer game dirilis.
Keputusan Kontroversial Microsoft
Menurut laporan Game File, Microsoft merilis trailer Senua dengan harapan menarik minat pembeli potensial. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan lebih fokus pada keuntungan daripada kesuksesan game itu sendiri.
Langkah ini dianggap tidak manusiawi karena mempromosikan game sambil diam-diam merencanakan penutupan studio. Baik pengembang maupun gamer merasa dikhianati oleh keputusan tersebut.
>>> 5 Kekaisaran Alien Paling Berbahaya di Star Trek
Dampak pada Reputasi Xbox
Keputusan ini memperburuk citra Xbox di mata publik. Banyak pengembang yang sebelumnya bergabung dengan Microsoft karena dijanjikan kebebasan kreatif kini merasa terancam.
Gamer juga kecewa karena studio favorit mereka seperti Ninja Theory dan Double Fine harus ditutup. Hal ini dapat mendorong pemain beralih ke platform lain seperti PC atau mobile.
>>> 55 Tahun Berselang, Waralaba Anime Legendaris Akhirnya Mendapat Sulih Suara Bahasa Inggris
Dalam jangka panjang, reputasi buruk ini bisa lebih merugikan daripada keuntungan finansial jangka pendek. Kepercayaan pengembang dan gamer sulit dipulihkan setelah langkah kontroversial seperti ini.