⌂ Beranda News 5 Misteri Jedi Order dan Jedi High Council yang Masih Membingungkan

5 Misteri Jedi Order dan Jedi High Council yang Masih Membingungkan

5 Misteri Jedi Order dan Jedi High Council yang Masih Membingungkan
Jedi High Council dalam Star Wars
A A Ukuran Teks16px

Adegan ini membingungkan karena tidak jelas apakah Dooku melakukan tipu daya ganda atau melindungi diri dari Darth Sidious.

Yang lebih aneh, mengapa Jedi tidak menganggap serius kemungkinan itu? Secara kanon, mereka mulai curiga, dan dalam Legends ada Jedi yang menyarankan setiap senator diuji midi-chlorian.

>>> Robert Downey Jr. Akui Chris Pratt Bikinnya 'Marah' Saat Syuting Avengers: Infinity War

Namun, Jedi tampak enggan mempertimbangkan pengkhianatan dan tidak memperhatikan Palpatine sampai terlambat, meskipun ia menghias ruangannya dengan artefak Sith.

3. Mengapa Jedi Mengizinkan Mind Trick?

Jedi Mind Trick adalah kekuatan Force pertama yang kita lihat. Namun, idenya cukup invasif: memasuki pikiran orang lain dan mengubah persepsi mereka.

Jedi seharusnya tidak percaya Force digunakan untuk mengendalikan orang lain, sehingga ini tampak terlalu gelap.

Dalam kanon yang lebih luas, Kylo Ren menggunakan Jedi Mind Trick untuk mengembangkan Sith Mind Probe.

Bahkan di era High Republic, Mind Trick kontroversial dan tidak dilarang tetapi dipandang curiga.

Mungkin Mind Trick adalah simbol kejatuhan Jedi: kekuatan ini seharusnya tidak pernah dipraktikkan, dan popularitasnya di era prekuel menunjukkan Jedi telah mengompromikan keyakinan mereka.

4. Mengapa Qui-Gon Percaya Yang Terpilih Harus Menjadi Jedi?

Prophecy Yang Terpilih adalah masalah lain bagi Jedi. Film Lucas tidak pernah menjelaskan isinya; hanya menunjukkan Jedi salah membaca.

Dalam novel Master & Apprentice, nubuat itu berbunyi: "A Chosen One shall come, born of no father, and through him will ultimate balance in the Force be restored."

Apa arti "ultimate balance"? Jedi cenderung memuja cahaya, sehingga aneh mereka memiliki nubuat mesianik yang berbicara tentang keseimbangan terang dan gelap.

Umumnya diasumsikan nubuat itu berasal dari tradisi Force lain, tetapi Jedi mencatatnya dalam ajaran mereka.

Namun, Qui-Gon Jinn percaya Yang Terpilih harus menjadi Jedi, meskipun konsepnya tidak cocok dengan Kode Jedi.

5. Mengapa Jedi High Council Begitu Dogmatis?

Jedi High Council sering digambarkan kaku dan dogmatis, menolak ide-ide baru atau peringatan. Contohnya, mereka meremehkan kekhawatiran Qui-Gon tentang Sith dan menolak melatih Anakin.

Kekakuan ini mungkin disebabkan oleh rasa aman yang berlebihan setelah ribuan tahun tanpa ancaman besar. Namun, hal itu membuat mereka buta terhadap bahaya.

Keputusan mereka untuk tetap netral dalam konflik politik juga dipertanyakan, karena memungkinkan Palpatine mengambil alih kekuasaan.

>>> 10 Game Steam Sempurna dari Awal hingga Akhir

Pada akhirnya, dogmatisme Jedi High Council berkontribusi pada kejatuhan mereka sendiri.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru