Cowboy Bebop, anime legendaris yang tayang dari 1998 hingga 1999, akhirnya memiliki penerus spiritual.
Serial baru Ghost in the Shell yang akan tayang Juli 2026 disebut-sebut sebagai suksesor yang layak.
>>> Netflix Batalkan The Boroughs Setelah Satu Musim, Pemeran Kecewa
Ghost in the Shell versi anyar ini bukan remake dari adaptasi sebelumnya, melainkan adaptasi langsung dari manga karya Masamune Shirow.
Pendekatan ini menghadirkan nuansa yang lebih ringan dan humor, mirip dengan Cowboy Bebop.
Sentuhan Jazz dan Estetika Retro
Musik jazzy yang khas menjadi salah satu kesamaan utama.
Soundtrack Ghost in the Shell 2026 digarap oleh Taisei Iwasaki bersama Ryo Konishi dan YUKI KANESAKA, menghadirkan nuansa space jazz ala Cowboy Bebop.
Gaya animasinya juga mengusung estetika retro khas akhir 90-an. Science SARU, studio di balik proyek ini, berhasil menangkap esensi lama namun tetap futuristik.
>>> Pengisi Suara Asli Darth Maul Sebut Peran Star Wars sebagai 'Kekecewaan Terbesar'
Karakter yang Mirip dengan Bebop
Major Kusanagi versi baru digambarkan memiliki kombinasi sifat Spike dan Faye: santai, ahli bertarung, namun juga temperamental.
Sementara Batou mengingatkan pada Jet Black, sosok bijak yang menahan kecerobohan rekan.
Kesamaan ini bukan kebetulan. Cowboy Bebop sendiri merupakan penerus spiritual dari manga Ghost in the Shell asli.
Kini, Science SARU membawa siklus itu kembali ke titik awal.
>>> 10 Pengungkapan Misteri Attack on Titan Paling Mengejutkan
Ghost in the Shell akan tayang perdana pada 7 Juli 2026 dan streaming eksklusif di Amazon Prime Video.