Capcom mengambil langkah signifikan dengan menghapus sebagian besar konten digital dan microtransaction dari Dragon's Dogma 2. Keputusan ini diambil menjelang peluncuran ekspansi Dark Arisen yang akan datang.
Perubahan ini termasuk penghapusan Deluxe Edition game, yang sebelumnya menawarkan item-item bonus yang dapat dibeli dengan uang sungguhan.
>>> Komi Can't Communicate Ungkap Desain Dewasa Pasca Finale Manga
Item-item tersebut seperti Rift Crystals, Wakestone, dan Art of Metamorphosis.
Alasan di Balik Penghapusan Konten
Langkah ini diambil karena pembaruan yang akan datang melalui Dark Arisen membuat item-item bonus tersebut menjadi kurang penting.
Capcom berencana mengintegrasikan fitur-fitur kualitas hidup yang baru, mengurangi kebutuhan pemain untuk membeli item-item tersebut.
Contohnya, item untuk kustomisasi karakter, Art of Metamorphosis, akan dapat dibeli dari vendor dengan harga yang jauh lebih murah dalam game.
Hal ini membuat pembelian melalui DLC atau Deluxe Edition menjadi tidak lagi menarik.
Lebih dari separuh dari 21 item microtransaction yang tersedia di toko digital game telah dihapus.
Ini termasuk berbagai jumlah Rift Crystals, item pengumpul Harpy, penanda lokasi teleportasi (Portcrystal), dan item pemulih nyawa (Wakestone).
Beberapa item akan tetap tersedia, seperti Explorer's Camping Kit yang merupakan bagian dari Deluxe Edition, serta Music & Sound Collection.
>>> Aniimo: Kompetitor Baru Pokémon dengan Mekanik Unik Penguasaan Makhluk
Basis game itu sendiri juga akan mendapatkan diskon.
Standar Baru untuk Capcom
Penghapusan sistem microtransaction ini dianggap sebagai solusi atas keluhan terbesar pemain sejak peluncuran game.
Banyak pemain merasa bahwa microtransaction tersebut terasa seperti sistem pada game live service yang membatasi pemain agar membeli item dengan uang sungguhan.
Berbeda dengan game lain yang hanya menawarkan kosmetik melalui edisi premium, Dragon's Dogma 2 mengaitkan microtransaction dengan mekanik gameplay penting.
Fitur seperti fast travel, kustomisasi Pawn dan karakter, serta menghidupkan NPC, sebelumnya memerlukan item dalam game yang mahal atau dibeli dengan uang asli.
Dengan pembaruan Dark Arisen yang membuat konten berbayar menjadi tidak relevan, Dragon's Dogma 2 diharapkan menjadi lebih menarik.
Pembatasan yang menjadi ciri khas game tetap dipertahankan, namun pemain kini memiliki cara untuk menemukan solusi tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.
Langkah Capcom ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi pengembangan game di masa depan, di mana monetisasi berlebihan dapat dihindari.
>>> Olivia Cooke Ungkap Status Hubungan Alicent dan Rhaenyra di House of the Dragon
Game Capcom lainnya seperti Resident Evil dan Pragmata telah meraih kesuksesan dengan konten DLC yang minimal atau gratis, memungkinkan inti permainan mereka berkembang.