⌂ Beranda News 5 Novel Misteri Terbaik untuk Penggemar Agatha Christie

5 Novel Misteri Terbaik untuk Penggemar Agatha Christie

5 Novel Misteri Terbaik untuk Penggemar Agatha Christie
A A Ukuran Teks16px

Agatha Christie dikenal sebagai Ratu Misteri berkat novel-novel misteri pembunuhannya yang populer dan dicintai.

Karya seperti And Then There Were None, Murder on the Orient Express, dan Death on the Nile telah diadaptasi ke layar kaca, menjadikannya salah satu penulis misteri paling terkenal di generasinya.

>>> Pengisi Suara Regular Show Kritik Peran Lamanya di Disney

Namun, bagi penggemar yang telah membaca semua novel Christie, menemukan misteri baru yang setara tidaklah mudah.

Beberapa misteri modern hadir dengan cerita rumit, detektif fiksi yang berkesan, atau teka-teki fair-play klasik ala Christie.

The Tokyo Zodiac Murders: Teka-teki Fair-play untuk Detektif Amatir

The Tokyo Zodiac Murders karya Soji Shimada adalah novel misteri fair-play klasik.

Cerita menyajikan semua petunjuk yang diperlukan untuk memecahkan misteri, dengan kata pengantar dari penulis yang mendorong pembaca untuk menerima tantangan.

Dalam novel ini, Kiyoshi Mitarai berusaha memecahkan misteri berusia 40 tahun yang dimulai dengan pembunuhan seniman Umezawa.

Kisah dimulai dengan cerita pendek yang membangun misteri, lalu beralih ke masa kini di mana penggemar misteri Kazumi Ishioka memberi tahu Mitarai tentang 'Pembunuhan Zodiak'.

Saat Mitarai menerima bukti baru, ia dan Ishioka bekerja sama mewawancarai saksi yang masih hidup untuk memecahkan misteri pembunuhan tersebut.

The Guest List: Alur Non-linear di Pulau Terpencil

The Guest List karya Lucy Foley adalah novel misteri yang berlatar di sebuah pulau terpencil selama pernikahan glamor Jules dan Will.

Cerita dimulai dengan penemuan mayat di tengah perayaan, lalu mundur ke saat para tamu tiba di pulau, bergerak melalui sudut pandang berbeda.

Novel ini bolak-balik antara pernikahan dan momen-momen sebelumnya, sehingga pembaca tidak hanya harus mencari tahu siapa pembunuhnya, tetapi juga siapa korbannya.

The Guest List memiliki banyak karakter dengan rahasia berbeda, petunjuk menuju berbagai pengungkapan, dan atmosfer yang mirip dengan novel-novel Christie paling populer.

A Murder in Long Island: Misteri Cozy nan Menyenangkan

A Murder in Long Island karya Colette Clark adalah buku pertama dalam seri Penelope Banks Murder Mystery.

>>> 9 Manga Hampir Sempurna dengan Lebih dari 100 Chapter

Cerita berlatar di New York City tahun 1920-an, mengikuti mantan sosialita Penelope Banks yang harus memecahkan pembunuhan seorang teman lama keluarga.

Penelope memiliki kemampuan unik, yaitu memori eidetik, yang memungkinkannya mengingat detail kecil sekalipun.

Kemampuan ini membuatnya menjadi orang yang tepat untuk memecahkan pembunuhan, dan masa depannya sendiri mungkin bergantung padanya.

Novel ini cocok bagi penggemar Christie yang mencari seri misteri cozy dengan detektif amatir, di mana setiap misteri baru mengikuti Penelope memecahkan kasus paling rumit.

The Thursday Murder Club: Kelompok Pemecah Kejahatan Tak Terduga

The Thursday Murder Club, ditulis oleh Richard Osman, mengikuti sekelompok detektif amatir tak terduga yang disatukan oleh pembunuhan di desa pensiun mereka.

Elizabeth Best, Ron Ritchie, Joyce Meadowcroft, dan Ibrahim Arif adalah empat pensiunan dengan latar belakang berbeda, tetapi minat bersama dalam memecahkan misteri menyatukan mereka di Thursday Murder Club.

Klub ini awalnya dibentuk untuk memecahkan kasus dingin yang diberikan oleh mantan anggota dan pensiunan polisi.

Namun, ketika seorang pengembang properti dan pemilik sebagian desa pensiun dibunuh, Thursday Murder Club memutuskan untuk meninggalkan kasus dingin dan menyelidiki kejahatan ini.

Everyone in My Family Has Killed Someone: Berbicara Langsung ke Pembaca

Everyone in My Family Has Killed Someone adalah misteri fair-play yang berbicara langsung kepada pembaca melalui buku.

Ditulis oleh Benjamin Stevenson, cerita mengikuti Ernest Cunningham, narator yang memecahkan dinding keempat dan berbicara kepada pembaca seolah novel ini adalah cerita kejahatan nyata, bukan fiksi.

Sepanjang novel, Ernest menyebutkan aturan misteri fair-play yang juga diikuti Agatha Christie, menunjuk pembaca ke halaman dan petunjuk dalam cerita, serta mencoba membimbing mereka memecahkan kasus.

>>> Patton Oswalt Buka Suara soal Kemungkinan Sekuel Ratatouille

Everyone in My Family Has Killed Someone adalah buku pertama dalam seri yang sempurna bagi penggemar Christie yang suka menemukan petunjuk dan membuat teori.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru