Nintendo Switch 2 telah genap satu tahun di pasaran.
Alih-alih meluncurkan banyak judul baru besar, Nintendo justru lebih fokus pada edisi Switch 2 dari game populer serta remake dan rilis ulang nostalgia.
>>> 7 Komik Marvel yang Menyia-nyiakan Karakter Hebat
Strategi ini mungkin tidak menyenangkan semua penggemar. Namun, data game terpopuler di Switch 2 justru menunjukkan bahwa langkah tersebut adalah keputusan yang tepat.
Pemain Switch 2 Kembali ke Game Retro
Playtracker baru-baru ini merilis daftar game paling banyak dimainkan di Nintendo Switch 2. Daftar tersebut mencerminkan apa yang dinikmati oleh para pengadopsi awal konsol ini.
Mario Kart World memimpin daftar tersebut, disusul oleh Donkey Kong Bananza. Namun, yang menarik adalah posisi perpustakaan game retro Nintendo yang menduduki beberapa slot teratas.
Perpustakaan Nintendo Classics GameCube eksklusif Switch 2 berada di peringkat ketiga. Disusul oleh perpustakaan Nintendo 64, Game Boy Advance, dan SNES di peringkat enam, tujuh, dan delapan.
Perpustakaan Game Boy melengkapi posisi sepuluh besar. Hal ini menunjukkan bahwa banyak penggemar Nintendo lebih memilih bernostalgia daripada memainkan rilis terbaru.
Meskipun konsol ini masih memiliki sedikit eksklusif first-party besar, popularitas perpustakaan retro menunjukkan bahwa pasar sangat siap untuk remake klasik.
Ujian pertama akan datang saat remake Star Fox 64 dirilis pada 25 Juni.
Mario, Zelda, dan Pokemon Mendominasi
Selain membuktikan kerinduan akan game retro, data game terpopuler juga memberikan gambaran tentang properti Nintendo paling populer. Mario Kart membuktikan bahwa penggemar masih setia pada Mario.
>>> Fourth Wing Berpotensi Jadi Serial Fantasi Andalan Prime Video dengan 5+ Musim
Pokemon juga menempati posisi teratas berkat rilis terbaru seperti Pokemon Pokopia dan Legends: Z-A.
Sementara itu, Animal Crossing: New Horizons berada di peringkat sembilan, dan The Legend of Zelda: Breath of the Wild serta Tears of the Kingdom di peringkat 12 dan 14.
Data ini menegaskan bahwa penggemar Nintendo mungkin menginginkan Super Mario dan Animal Crossing baru.
Namun, dengan pemain yang masih memainkan Breath of the Wild dan Tears of the Kingdom, serta popularitas perpustakaan retro, keputusan Nintendo untuk meremake Ocarina of Time terlihat masuk akal.
Zelda adalah salah satu properti terbesar Nintendo di luar Mario.
Ocarina of Time adalah salah satu game paling dicintai dalam seri tersebut, yang sangat cocok dengan nostalgia yang dimiliki para gamer Nintendo.
Meskipun beberapa penggemar mungkin kecewa karena belum ada pengumuman Animal Crossing atau Super Mario platformer baru, data menunjukkan bahwa banyak pemain Switch 2 menggunakan konsol untuk memainkan kembali game klasik.
>>> Trailer Baru Bungo Stray Dogs Konfirmasi Tanggal Rilis Kembalinya Anime di Tengah Hiatus Besar
Meremake salah satu game terbaik bisa menjadi langkah terbaik untuk menarik lebih banyak pemain.