Dunia animasi di layanan streaming Netflix menghadirkan berbagai ragam tontonan mulai dari aksi cepat hingga komedi ringan yang menghibur.
Namun di antara sekian banyak judul populer, ada satu serial yang dinilai sebagai tayangan paling depresif dalam sejarah platform tersebut.
>>> Rekomendasi Anime Terbaik untuk Penggemar Setia Yu Yu Hakusho
Perjalanan Karakter Bojack Horseman
Dua belas tahun lalu penonton diperkenalkan pada kisah seorang mantan bintang televisi yang berjuang menghadapi memudarnya ketenaran.
Serial berjudul Bojack Horseman ini mengikuti kehidupan karakter utamanya yang kesulitan menemukan kedamaian setelah kejayaannya meredup.
Meskipun tidak perlu mencemaskan masalah finansial berkat sitkom tahun sembilan puluhan berjudul Horsin' Around, ia tetap menghadapi banyak masalah.
Karakter utama ini sering kali berselisih dengan rekan-rekannya dan gagal mendapatkan penerimaan sosial yang selama ini ia harapkan.
Selama enam musim penayangannya, ia terus membuat kesalahan fatal yang membuatnya kehilangan teman serta menciptakan banyak musuh.
>>> Tayang Seminggu, Serial HBO Terbaru Ini Saingi Kesuksesan Lost
Pada akhirnya ia menemukan akhir paling bahagia yang mungkin bisa dicapai oleh seseorang dengan kepribadian rumit seperti dirinya.
Serial ini harus berakhir pada tahun 2020 setelah merilis tujuh puluh enam episode dan bukan berasal dari keputusan para kreatornya.
Kreator serial Raphael Bob-Waksberg menyatakan bahwa pihak layanan streaming memutuskan untuk menyudahi cerita pada musim keenam.
Padahal sang animator sebenarnya masih memiliki banyak gagasan untuk melanjutkan cerita selama beberapa tahun ke depan.
Meskipun demikian ia tetap merasa puas karena banyak acara lain yang tidak pernah mendapat kesempatan tayang hingga enam musim.
>>> Film The Odyssey Umumkan Jadwal Rilis Digital dan Fisik Terbaru
Setelah menyelesaikan proyek tersebut kreatornya kemudian menggarap serial baru berjudul Long Story Short yang tayang pada tahun 2025.